Hindari 7 Kebiasaan Ini, Biar Kamu Enggak Tambah Stres

6 hours ago 11

CANTIKA.COM, Jakarta - Terapis terbiasa membantu orang memahami bagaimana stres menumpuk dan kenapa pola tertentu membuat hidup terasa lebih berat. Tapi, mereka juga manusia yang tetap harus mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pengalaman para profesional kesehatan mental, ada beberapa kebiasaan yang tanpa sadar justru bikin energi terkuras dan sulit merasa tenang. Dengan mengenali kebiasaan ini, kita bisa mulai menghindarinya dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih sehat.

Berikut tujuh kebiasaan yang sebaiknya kita waspadai.

1. Terlalu Sering Mengkritik Diri Sendiri

Mengkritik diri sendiri mungkin terasa seperti cara untuk memperbaiki keadaan, tapi justru bisa memperparah stres.

“Mencoba berpikir untuk keluar dari stres dan mencari kesalahan seringkali justru memperkuatnya,” ujar Chloë Bean, Terapis Trauma Somatik yang berbasis di Los Angeles dilansir Real Simple.

Ia menyarankan untuk mengalihkan fokus ke hal yang lebih konkret, seperti napas atau sensasi tubuh. Ketika pikiran negatif muncul, coba perhatikan bagian tubuh yang terasa lebih rileks tanpa menghakimi.

“Poin bonus untuk memperhatikan barang, objek, atau suara yang terasa menenangkan di luar diri kita untuk membawa kita ke masa kini,” katanya.

2. Makan Berlebihan Saat Stres

Makanan memang bisa jadi “pelarian”, tapi kalau berlebihan justru bikin tubuh makin terbebani. “Seringkali ketika kita merasa stres, kita akan mencari makanan penghibur untuk membantu kita mengatasi stres,” jelas Madhuri Jha, MPH, Psikoterapis dan Penasihat Klinis di Psych Hub.

Namun, makanan tinggi gula, lemak, atau kafein bisa berdampak sebaliknya jika dikonsumsi berlebihan. Tubuh jadi bekerja lebih keras dan kadar kortisol meningkat.

Ia menyarankan untuk tetap menikmati makanan favorit, tapi dengan jadwal yang lebih teratur, bukan hanya saat stres.

3. ‘Mematikan’ Perasaan Sendiri

Menghindari emosi mungkin terasa melegakan sesaat, tapi bukan solusi jangka panjang.

“Saya tidak pernah mengandalkan strategi mematikan rasa seperti minum untuk ‘bersantai’,” ucap Kristen Plake, Pendiri Frontline Wellness Group. “Ini menawarkan bantuan jangka pendek tetapi memutus hubungan kita dengan emosi.”

Sebagai gantinya, Plake menyarankan untuk melakukan aktivitas yang membantu kamu kembali terhubung dengan diri sendiri, seperti berjalan santai, menulis jurnal, atau duduk dalam diam.

Ia juga mengingatkan untuk tidak mengabaikan sinyal tubuh seperti tegang, lelah, atau mudah tersinggung karena itu adalah tanda awal stres.

4. Scroll Tanpa Henti di Gawai

Scrolling sebelum tidur atau saat bangun tidur memang terasa “ringan”, tapi dampaknya cukup besar.

“Cahaya biru, hal-hal baru yang terus-menerus, dan konten emosional di ponsel membuat sistem saraf kita tetap waspada,” ungkap Ross.

Alih-alih membuat rileks, kebiasaan ini justru mengaktifkan kembali respons stres. Disarankan untuk memberi jeda penggunaan gawai, misalnya 30 menit sebelum tidur.

Kamu juga bisa menggantinya dengan aktivitas yang lebih menenangkan seperti stretching, mendengarkan musik, atau menulis jurnal.

5. Multitasking Berlebihan

Multitasking sering dianggap produktif, padahal justru bisa bikin cepat lelah. “Melompat antar tugas terlalu merangsang otak,” ucap Ross. “Kamu merasa seperti memiliki 20 tab terbuka di otak.”

Akibatnya, fokus menurun dan pekerjaan terasa tidak pernah benar-benar selesai. Solusinya, coba fokus pada satu tugas dalam satu waktu dan beri jeda singkat di antara pekerjaan.

6. Terlalu Sibuk Tanpa Jeda

Banyak orang berpikir semakin sibuk, semakin produktif. Padahal, ini bisa jadi jebakan. “Saya tidak pernah mencoba menghindari stres dengan tetap sibuk,” ujar Plake.

Tubuh tetap membutuhkan sinyal bahwa aman untuk beristirahat. Tanpa jeda, sistem saraf akan terus berada dalam mode stres.

Cukup dengan jeda singkat, seperti menarik napas dalam selama 30 detik, kamu sudah membantu tubuh untuk reset.

7. Skip Waktu Istirahat

Sekalipun kamu bekerja secara fokus, tetap saja tubuh butuh istirahat. “Ketika kita mengisi setiap celah waktu dengan melakukan sesuatu, kita melewatkan sinyal alami tubuh untuk menyeimbangkan diri,” kata Bean.

Memaksakan diri terus bekerja justru membuat tubuh menganggap istirahat itu tidak aman. Jika tidak punya banyak waktu, kamu bisa mencoba jeda singkat yang terencana. Teknik seperti metode Pomodoro bisa membantu menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat.

Kesimpulannya, stres tidak selalu datang dari hal besar. Justru, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari bisa jadi penyebab utamanya. Mulai dari mengkritik diri sendiri, scrolling tanpa henti, hingga terlalu sibuk tanpa jeda. Dengan lebih sadar terhadap kebiasaan ini, kamu bisa mulai menggantinya dengan rutinitas yang lebih sehat dan membantu merasa lebih tenang setiap hari.

Pilihan Editor: 10 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Berat Badan Bertambah

REAL SIMPLE | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |