Hujan Deras Picu Longsor di DI Yogyakarta, Satu Rumah Dihantam Batu Besar

5 days ago 6

TEMPO.CO, Yogyakarta - Hujan lebat yang hampir seharian melanda seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut memicu banjir dan longsor di sejumlah kabupaten, Jumat 28 Maret 2025.

Di Kabupaten Sleman, longsor salah satunya terjadi di Desa Bokoharjo dan Sumberharjo, Kecamatan Prambanan. Longsor di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, membuat sebuah rumah warga diterjang batu berukuran diameter kurang lebih 120 sentimeter.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Batu besar itu menggelundung dari ketinggian 50 meter bukit di atasnya, menimpa rumah warga di bagian belakang. Tak ada korban luka maupun jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Makwan, Sabtu 29 Maret 2025.

BPBD DIY mencatat, semua daerah di provinsi ini terdampak akibat hujan lebat hari Jumat yang berlangsung hingga tengah malam.

Di Kabupaten Bantul, ada tujuh kecamatan yang terendam banjir, yaitu Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan, Pajangan, Jetis, dan Kasihan.

"Di Bantul, banjir genangan dan luapan terjadi di 25 titik dan tanah longsor di 10 titik," sebut laporan tertulis BPBD DIY. 

Dampak banjir ini, setidaknya lima rumah warga rusak, 69 rumah warga dan dua fasilitas pemerintahan yang terendam.

Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul, hujan intensitas sedang hingga lebat juga berdampak di tujuh kecamatan, yaitu Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin, Patuk dan Purwosari.

Hujan deras itu memicu terjadinya banjir genangan di 18 titik dan tanah longsor di dua titik. Sebanyak 15 orang yang sempat terjebak banjir yang kemudian berhasil diselamatkan dan  71 unit rumah tergenang.

Di Kabupaten Kulon Progo, dampak hujan intensitas sedang hingga lebat terjadi di tiga kecamatan, yaitu Pengasih, Nanggulan dan Girimulyo. Dampaknya, tiga lokasi mengalami tanah longsor. Dua warga terluka dan dua rumah rusak.

Kota Yogyakarta tak luput dari dampak hujan lebat itu. Setidaknya dua kecamatan yakni Umbulharjo dan Wirobrajan yang terdampak. Tanah longsor terjadi di dua titik yang mengakibatkan satu rumah warga terancam longsoran.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengungkapkan, berdasarkan distribusi curah hujan dari 113 titik pengamatan pada 28-30 Maret 2025 di DIY, sejumlah wilayah Yogyakarta mengalami hujan kategori ekstrem atau dengan curah hujan lebih dari 150 mm/hari.

"Curah hujan tertinggi 211.5 mm/hari sempat tercatat di Pleret, Kabupaten Bantul kemarin," kata Warjono.

Read Entire Article
Parenting |