Pemakai Sepatu Hak Tinggi Berisiko Pengaruhi Tulang Belakang, Hati-hati Girls!

1 week ago 18

CANTIKA.COM, JakartaSepatu hak tinggi sering kali menjadi pilihan alas kaki untuk meningkatkan rasa percaya diri. Namun, penggunaan dalam jangka waktu lama dapat memberi tekanan berlebih pada tulang belakang, yang berisiko menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.

Dr. Ashis Acharya, konsultan senior di bidang ortopedi dan kedokteran olahraga, menjelaskan bahwa sepatu hak tinggi dapat memengaruhi struktur alami tulang belakang.

"Tulang belakang manusia secara alami berbentuk seperti huruf S untuk mendistribusikan berat tubuh secara seimbang. Namun, saat mengenakan sepatu hak tinggi, pusat gravitasi bergeser, membuat punggung bawah melengkung lebih dari biasanya. Hal ini meningkatkan tekanan pada tulang belakang bagian bawah (lumbar)," ujar Dr. Acharya, dikutip dari Hindustan Times pada Sabtu.

Akibat dari perubahan postur ini, otot menjadi tegang, timbul kekakuan, dan bahkan dapat menyebabkan nyeri punggung kronis. Beberapa orang juga mengalami ketidaknyamanan di punggung atas dan leher saat tubuh beradaptasi dengan posisi yang tidak alami.

Selain itu, lutut dan pinggul juga terdampak oleh perubahan distribusi berat badan akibat penggunaan sepatu hak tinggi. Tekanan tambahan pada sendi lutut dapat meningkatkan risiko nyeri sendi dan bahkan osteoartritis dini.

Otot betis juga mengalami kontraksi jika sepatu hak tinggi dipakai dalam waktu lama, yang menyebabkan penurunan fleksibilitas dan kekakuan otot. Dalam beberapa kasus, orang yang terbiasa mengenakan sepatu hak tinggi mungkin mengalami nyeri saat beralih ke sepatu datar karena ototnya sudah beradaptasi dengan posisi tumit yang lebih tinggi.

Penggunaan sepatu hak tinggi secara terus-menerus juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain, seperti linu panggul, radang sendi, ankylosing spondylitis, pergelangan kaki terkilir, serta nyeri di punggung bawah, lutut, dan kaki.

Cara Mengurangi Dampak Negatif Sepatu Hak Tinggi

Untuk tetap bisa menggunakan sepatu hak tinggi tanpa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan, diperlukan keseimbangan dan pendekatan yang tepat. Dr. Acharya memberikan beberapa saran pencegahan berikut:

1. Gunakan sepatu hak tinggi hanya sesekali, bukan sebagai pilihan alas kaki harian, guna menghindari dampak jangka panjang pada tubuh.

2. Pilih sepatu dengan hak rendah, di bawah 2 inci, yang lebih ramah terhadap tulang belakang.

3. Gunakan sol dalam yang mendukung agar tekanan pada kaki terdistribusi lebih merata dan ketegangan berkurang.

4. Lakukan peregangan rutin pada otot paha belakang, punggung bawah, dan betis untuk mengurangi kekakuan akibat penggunaan sepatu hak tinggi.

5. Selalu bergantian menggunakan sepatu datar agar kaki dapat beristirahat dan terhindar dari ketidakseimbangan otot serta gangguan postur tubuh.

Dr. Acharya menegaskan bahwa sepatu hak tinggi tidak langsung menyebabkan kerusakan pada tulang belakang, tetapi penggunaan jangka panjang dapat memicu nyeri punggung dan masalah sendi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan durasi dan frekuensi pemakaian.

"Efek negatif dari penggunaan sepatu hak tinggi dalam waktu lama bisa membutuhkan perawatan medis atau bahkan tindakan bedah. Jika mengalami nyeri, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter ortopedi," tutupnya.

Pilihan Editor: Belajar dari Kasus Naura Ayu, Ini Cara Memilih High Heels agar Nyaman Dipakai

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Read Entire Article
Parenting |