SukkhaCitta Rayakan 9 Tahun dengan Koleksi PERTIWI: A Modern Heritage Edit

5 hours ago 4

CANTIKA.COM, Jakarta - Memasuki usia ke-9 SukkhaCitta merayakan perjalanannya dengan meluncurkan PERTIWI: A Modern Heritage Edit, sebuah koleksi yang menghadirkan kembali siluet ikonik Indonesia yaitu kebaya, beskap, dan kain dengan pendekatan kontemporer. Koleksi ini juga hadir dengan potongan yang skulptural, detail puitis, serta keanggunan yang relevan dengan masa kini.

Lebih dari sekadar busana, PERTIWI adalah penghormatan bagi Ibu Pertiwi, simbol bumi sebagai ibu yang memberi kehidupan, sekaligus bagi perempuan yang mewariskan tradisi lewat tangan, suara, dan kehidupan mereka.

Koleksi: Tradisi yang Dihidupkan Kembali

Di bawah arahan kreatif Anastasia Setiobudi, koleksi PERTIWI menjadikan warisan budaya sebagai identitas yang terus bergerak. Setiap potongan busana menghadirkan dialog antara tradisi dan modernitas, kelembutan dan ketegasan, ritual dan keseharian. PERTIWI Kebaya, hadir sebagai reimajinasi struktural yang dapat dikenakan dalam tiga gaya berbeda dan hadir dalam warna simbolik ThreeBark Red dan Nature White.

Selanjutnya ada Kebaya Vest, interpretasi busana sehari-hari dengan detail bordir rapi dan presisi. Pagi Sore dan Anyam Kain adalah kain multifungsi dengan drape anggun yang bisa dipakai dalam beragam gaya. Selain itu juga hadir Beskap dan Light Beskap, reinterpretasi modern dari busana tradisi, salah satunya bahkan dikenakan di panggung dunia oleh Chris Martin dari Coldplay.

Dalam pengerjaannya, seluruh koleksi menggunakan serat tanaman, ditenun dengan teknik tradisional, serta diwarnai dengan pewarna alami dari tumbuhan penyembuh. Filosofi warnanya juga hadir mencerminkan perjalanan hidup, putih sebagai awal, merah sebagai pertumbuhan, dan hitam sebagai kekuatan yang mengakar.

“PERTIWI adalah bisikan lembut tentang perubahan. Bahwa kelembutan adalah kekuatan, keanggunan adalah kemudahan, dan keindahan lahir dari rasa memiliki. Inilah warisan modern, hidup, personal, dan penuh makna,” tutur Creative Director SukkhaCitta Anastasia Setiobudi.

Regenerasi dalam Setiap Helai

Lebih dari desain, koleksi PERTIWI yang bisa didapatkan di butik SukkhaCitta ASHTA District 8, Plaza Indonesia dan website resmi SukkhaCitta adalah wujud regenerasi. Setiap kain ditenun dari kapas murni, tanpa listrik maupun bahan kimia. Pewarna berasal dari tanaman yang sejak dulu digunakan untuk penyembuhan yaitu indigo, buah emas, hingga kayu secang.

Koleksinya pun hadir dengan tidak ada potongan identik. Setiap “ketidaksempurnaan” akan menjadi tanda tangan alami yang menyimpan kisah di baliknya, dan mengenakan PERTIWI bukan hanya berbusana, tetapi merasakan kembali kedekatan dengan alam yang melekat di kulit.

“PERTIWI bukan sekadar busana,” kata Founder & CEO SukkhaCitta Denica Riadini-Flesch. “Ia membawa ingatan leluhur, ketangguhan perempuan, dan harapan akan dunia yang lebih seimbang. Sebuah pengingat untuk menapaki masa depan dengan lebih bijak," tambahnya.

Pilihan Editor: Sukkha Citta Tanam Sendiri Bahan Baku Busananya dengan Metode Tumpang Sari, Apa itu?

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |