PRESIDEN Partai Buruh Said Iqbal melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyampaikan 11 tuntutan buruh kepada Presiden Prabowo Subianto. Tuntutan itu disampaikan KSPI dalam orasi perayaan Hari Buruh atau May Day yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Said Iqbal mengatakan tuntutan itu ia sampaikan saat bertemu dengan Prabowo pada 28 April 2026. Pertemuan saat itu juga membahas pelaksanaan aksi May Day oleh sejumlah pengurus KSPI. "Setelah pertemuan selama kurang lebih satu setengah jam, KSPI memutuskan untuk mengadakan perayaan May Day bersama Presiden Prabowo Subianto di Monas bersama serikat pekerja lainnya," ucap Said Iqbal dalam siaran pers yang dibacakan perwakilan KSPI, Jumat.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Adapun 11 tuntutan buruh yang disampaikan KSPI dalam perayaan Hari Buruh di Monas yaitu:
- Pengesahan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan;
- Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah;
- Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja akibat perang;
- Reformasi pajak, termasuk kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak, penghapusan pajak tunjangan hari raya, jaminan hari tua, dan pensiun;
- Pengesahan RUU Perampasan Aset;
- Penyelamatan industri tekstil dan produk tekstil serta industri nikel;
- Moratorium industri semen akibat oversupply;
- Ratifikasi Konvensi ILO 90;
- Perjuangan tarif ojol 10 persen;
- Revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024;
- Pengangkatan guru dan tenaga honorer P3K paruh waktu menjadi penuh waktu
Dalam pidatonya, Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh. Prabowo menyampaikan langkah tersebut saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, hari ini.
Prabowo berujar pembentukan Satgas PHK dia teken dalam Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026. "Saya akan bela kepentingan buruh, yang diancam PHK kita akan bela dan melindungi kalian," kata Prabowo saat berpidato di hadapan massa dari berbagai serikat buruh yang hadir.
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim negara akan mengambil alih tanggung jawab pengusaha yang tidak sanggup. "Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir negara kita kuat, negara kita akan ambil alih, akan bela rakyat Indonesia. Jangan khawatir," tuturnya.
Prabowo lalu menyatakan Indonesia saat ini dalam kondisi aman, baik dalam sektor pangan hingga energi, saat banyak negara lain mengalami krisis. Ia mengklaim Indonesia telah berhasil swasembada pangan, dan tidak lama lagi akan swasembada energi.
Janji pembentukan Satgas PHK telah disampaikan Prabowo sejak peringatan Hari Buruh tahun lalu. Pada May Day 2025 di Monas, Prabowo menyampaikan akan segera membentuk Satgas PHK saat berpidato di hadapan massa buruh.














































