Hari Buruh 2026, Presiden Prabowo Janjikan Fasilitas Daycare untuk Pekerja Industri

4 hours ago 7

CANTIKA.COM, Jakarta - Di peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Presiden Prabowo Subianto menjanjikan beberapa hal termasuk menyediakan daycare atau penitipan anak di kawasan industri. Ia berujar fasilitas itu untuk anak-anak para buruh yang bekerja. Janji tersebut merupakan angin segar bagi working mom di kawasan industri.

Prabowo menyampaikan janji adanya daycare di kawasan industri saat berpidato di hadapan massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta pada Jumat, 1 Mei 2026. Ia berujar mendapat usulan agar pemerintah menyiapkan daycare untuk para pekerja.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai fasilitas penitipan anak penting bagi buruh. "Tadi disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare. Ini saran yang baik. Ini akan kita perjuangkan," kata Prabowo dari atas podium mengutip Tempo.

Mantan menteri pertahanan ini mengklaim akan segera memperjuangkan pembentukan fasilitas daycare tersebut. "Ini saran yang baik, ini akan kita perjuangkan ini akan kita laksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya," tuturnya.

Tantangan bagi Buruh Menitipkan Anak saat Bekerja

Usul penyediaan daycare untuk buruh muncul dalam peringatan May Day 2026 di Monas. Gagasan itu disampaikan Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia Ilhamsyah saat berorasi sebelum Prabowo.

Menurut Ilhamsyah, banyak buruh yang kesulitan menitipkan anaknya saat bekerja. "Kami berharap negara hadir untuk membuat daycare di tempat-tempat kawasan-kawasan industri, di pemukiman-pemukiman buruh, agar anak-anak buruh bisa hidup layak, agar anak-anak buruh bisa tumbuh kembang dengan baik," ucapnya.

Peringatan Hari Buruh 2026 di Dua Lokasi

Tahun ini, sejumlah serikat pekerja dan federasi buruh di berbagai daerah menggelar peringatan May Day pada Jumat, 1 Mei 2026. Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta terbelah di dua titik lokasi yaitu di area Monas, Jakarta Pusat dan depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Pusat.

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersama Partai Buruh melakukan May Day di Monas. Namun bukan aksi penyampaian tuntutan, May Day di Monas dilakukan dalam bentuk perayaan dengan menghadirkan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah organisasi serikat pekerja memilih tidak bergabung dalam perayaan May Day 2026 di Monas bersama penguasa. Mereka yang menolak itu tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak.

Aliansi ini terdiri dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), serta organisasi dari berbagai unsur elemen masyarakat. Mereka bakal berdemonstrasi menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR, Jakarta saat peringatan Hari Buruh pada Jumat siang,1 Mei 2026.

Ketua Konfederasi KASBI Sunarno mengatakan akan ada sekitar 10 ribu orang yang berunjuk rasa di depan gedung Parlemen. “Kami mengusung tema May Day bersama Rakyat,” ucap ia ketika dihubungi Tempo pada Kamis, 30 April 2026.

Sunarno mengatakan aksi yang digelar kelompoknya berbeda dengan yang diselenggarakan oleh KSPSI di Monas. Ia menyatakan peringatan Hari Buruh di depan gedung DPR sebagai aksi yang mandiri dan independen.

“Perayaan May Day yang diselenggarakan di Monas menurut kami syarat dengan narasi mainstream dan kooptasi kekuasaan,” ucapnya.

Pilihan Editor: May Day: Sejarah Hari Buruh Hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional

SULTAN ABDURRAHMAN | ANDI ADAM FATURAHMAN | NOVALI PANJI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |