RUMAH Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap kondisi terkini Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat RSCM Yoga Nara mengatakan hingga saat ini Andrie masih berada dalam pemantauan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, psikiatri serta tenaga kesehatan terkait lainnya untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkesinambungan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Secara umum, kondisi pasien saat ini dalam keadaan stabil dan menunjukkan perbaikan klinis yang bertahap,” kata Yoga dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Rabu, 8 April 2026.
Luka bakar yang dialami Andrie juga telah mengalami perbaikan yang signifikan. Yoga menuturkan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur atau cangkok kulit.
Pada 7 April 2026, Andrie kembali menjalani tindakan operasi untuk membersihkan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang serta dilakukan cangkok kulit lanjutan guna mendukung proses penyembuhan yang optimal.
Kondisi mata Andrie saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. Yoga mengungkapkan bola mata Andrie ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan.
“Hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh,” ujar Yoga.
Yoga mengatakan, rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan. Tim medis juga mengevaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh.
Dari sisi psikologis, kondisi Andrie terpantau cukup stabil. Yoga mengatakan Andrie dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif selama perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan. Hingga saat ini, tidak ditemukan tanda tanda gangguan psikologis yang serius.
“Tim medis bersama tenaga profesional terkait terus memberikan pendampingan psikologis secara rutin, baik kepada pasien maupun keluarga, guna memastikan proses pemulihan berjalan secara komprehensif,” ujar Yoga.
Andrie mengalami percobaan pembunuhan pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I Talang, Jakarta Pusat. Dua orang tidak dikenal menyiram Andrie Yunus dengan air keras hingga menyebabkan luka bakar pada lebih dari 20 persen bagian kanan tubuhnya. Petugas kemudian membawa Andrie Yunus ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM untuk mendapatkan penanganan medis.
















































