AS dan Libanon Desak Israel Hentikan Sementara Serangan

5 hours ago 9

AMERIKA Serikat dan Libanon secara resmi meminta Israel menghentikan sementara serangan ke wilayah Libanon menjelang perundingan langsung yang dijadwalkan berlangsung pekan depan di Washington.

Menurut laporan Axios, pada Jumat, 10 April 2026, dua sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyebutkan pemerintah Libanon meminta Israel menunjukkan “isyarat” dengan melakukan jeda serangan udara sebelum perundingan dimulai. Permintaan itu disampaikan melalui mediator Amerika Serikat. Washington disebut mendukung langkah tersebut dan mendorong Israel merespons secara positif.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Namun hingga kini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum mengambil keputusan. Seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya menegaskan posisi negaranya dengan mengatakan, “Tidak ada gencatan senjata.”

Menuju Perundingan Langsung di Washington

Dikutip Anadolu, perundingan langsung antara Libanon dan Israel dijadwalkan dimulai Selasa mendatang di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Pertemuan ini akan mempertemukan duta besar kedua negara dalam pembicaraan langsung pertama.

Sebelumnya, kedua pihak telah melakukan panggilan telepon trilateral bersama salah satu penasihat Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Setelah pembicaraan itu, pihak Libanon menyatakan para pihak sepakat untuk bertemu untuk membahas pengumuman gencatan senjata.

Namun, perbedaan sikap tetap terlihat. Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, dalam pernyataannya mengatakan Israel bersedia “mendorong perjanjian damai dengan Libanon, tetapi tidak setuju membahas gencatan senjata dengan organisasi teroris Hizbullah.”

Sengketa Gencatan Senjata

Isu serangan Israel ke Libanon menjadi salah satu hambatan dalam dinamika yang lebih luas, termasuk dalam hubungan Amerika Serikat dan Iran. Teheran menilai serangan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan Washington yang dimaksudkan untuk meredakan konflik kawasan.

Namun, pemerintah Amerika Serikat membantah bahwa Libanon termasuk dalam cakupan kesepakatan tersebut. Sementara itu, Iran dan mediator Pakistan menegaskan sebaliknya, bahwa Libanon seharusnya tercakup dalam perjanjian itu. Di sisi lain, Libanon menyatakan bahwa gencatan senjata hanya dapat dicapai melalui negosiasi langsung antara pemerintah Libanon dan Israel, bukan melalui tekanan pihak luar.

Read Entire Article
Parenting |