PEMERIKSAAN keamanan bandara sering kali menjadi momen yang menghambat perjalanan, bahkan bagi pelancong yang merasa sudah mematuhi aturan. Beberapa benda sehari-hari yang tampak tidak berbahaya ternyata dapat memicu alarm pada mesin pemindai sinar-X karena kepadatan material atau adanya aturan keselamatan penerbangan terbaru yang belum banyak diketahui publik. Hal ini sering kali berujung pada penggeledahan manual yang menyita waktu.
Salah satu benda yang paling sering memicu pemeriksaan tambahan adalah tumpukan kartu, seperti kartu remi, kartu koleksi, atau kartu tarot. Tumpukan kartu yang dikemas rapat akan muncul sebagai balok padat yang mencurigakan pada layar monitor petugas. Juru bicara TSA, Ian Cava, menjelaskan bahwa kepadatan tumpukan tersebut menyulitkan pemindai untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang diselipkan di antaranya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Ketika barang-barang ditumpuk rapat, gambar sinar-X dapat menyulitkan petugas untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang tersembunyi di dalamnya," ujar Cava, Seperti dilansir dari Travel + Leisure. Untuk mempercepat proses, wisatawan disarankan mengeluarkan kartu dari tas dan meletakkannya di nampan pemeriksaan, serupa dengan prosedur untuk perangkat elektronik.
Selain masalah kepadatan barang, regulasi mengenai power bank juga semakin diperketat. Maskapai besar seperti Emirates telah memperbarui aturan keselamatan terkait penggunaan power bank. Sejak Oktober 2025, penggunaan segala jenis pengisi daya portabel di dalam pesawat dilarang total setelah adanya tinjauan keselamatan mengenai risiko baterai lithium, seperti dilansir dari Condé Nast Traveller.
Wisatawan kini hanya diperbolehkan membawa satu unit power bank dengan kapasitas maksimal 100 watt-jam yang harus disimpan di tas di bawah kursi, dan tetap dilarang keras masuk ke dalam bagasi terdaftar.
Masalah lain yang sering ditemui di pos keamanan adalah kategori makanan. Banyak penumpang masih terjebak saat membawa selai kacang, keju lunak, atau sup dalam jumlah besar karena dianggap melanggar aturan batas cairan. Sesuai aturan dari gov.uk, membekukan cairan tersebut agar menjadi padat sebelum keberangkatan tidak akan membantu, karena cairan beku tetap dilarang dalam bagasi kabin.
Selain itu, pembatasan produk hewani seperti daging dan susu di negara-negara tertentu bertujuan mencegah penyebaran penyakit. Survei dari Saga Holidays mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 24 persen pelancong yang belum memahami larangan ini.
Dengan memperhatikan detail kecil mulai dari cara mengemas kartu hingga kapasitas baterai, wisatawan dapat menghindari antrean panjang dan penggeledahan manual yang melelahkan. Kesiapan terhadap aturan-aturan teknis ini menjadi kunci utama kenyamanan selama berada di area terminal keberangkatan internasional.
Imanda Zahwa berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: 5 Bandara Terbaik 2026 Ada di Asia

















































