DLH Probolinggo Verifikasi Tumpahan Oli di Drainase-Irigasi

7 hours ago 4

TIM Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo langsung melakukan verifikasi lapangan terkait pengaduan pencemaran lingkungan di sepanjang saluran air hingga menuju sungai DAM Amsterdam, Kota Probolinggo. Pencemaran itu berupa tumpahan oli bekas sebuah perusahaan pengolahan oli di Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Retno Wandansari kepada Tempo mengatakan ada kebocoran yang terjadi pada malam hari waktu hujan dan pas dibuka saluran karena hujan. "Jadi terjadi kondisi itu, tapi sudah diatasi," ujar Retno melalui pesan singkat, Rabu malam, 16 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Retno juga mengirimkan kepada Tempo beberapa foto tangkapan layar media sosial DLH. Tangkapan layar itu berupa teks yang menyatakan bahwa Tim Pengawasan dari DLH bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan atas pengaduan pencemaran lingkungan itu pada Senin, 13 April 2026. Setelah ditelusuri, sumber pencemar berasal dari salah satu perusahaan pengolahan oli bekas, PT Berdikari Jaya Bersama (BJB), yang mengalami kebocoran pada saat proses transfer dari truk tangki ke storage pabrik.

Tim DLH juga menemui pihak manajemen pabrik. Kepada tim DLH, pihak manajemen pabrik mengakui adanya kebocoran oli dari tangki menuju storage oli di dalam pabriknya. Begitu mengetahui ada kebocoran, perusahaan langsung melakukan upaya pembersihan. 

Darwin, perwakilan perusahaan, kepada tim DLH, mengatakan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, sejak Sabtu pagi, 11 April 2026, telah dilakukan upaya perbaikan, di antaranya pembersihan saluran dengan penyedotan menggunakan alat vakum (alkon), pengambilan sisa oli pada sepanjang saluran hingga menuju sungai DAM Amsterdam, penutupan dan pembendungan sementara pada saluran untuk mencegah penyebaran semakin jauh, dan penyemprotan oil spill dispersant pada area terdampak untuk mempercepat pemulihan.

DLH menyarankan untuk menambahkan eceng gondok di sepanjang saluran air yang tercemar untuk mempercepat proses fitoremediasi. Perusahaan juga secara aktif melakukan koordinasi dengan Lurah dan RT/RW setempat untuk melakukan pemantauan dan penjagaan di area terdampak hingga beberapa hari ke depan.

Kepada tim DLH, PT BJB berkomitmen untuk bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi kepada pemilik lahan terdampak, penebaran kembali ikan, dan melakukan upaya pemulihan lingkungan hingga kondisi kembali normal. DLH akan terus mengawasi perkembangan penanganan pencemaran ini hingga normal kembali.

Kondisi saluran air dilaporkan sudah mulai membaik, meskipun masih belum pulih seperti sedia kala. Retno juga mengirimkan sejumlah foto kondisi saluran air sebelum penanganan dan sesudah penanganan. "Before after sudah baik," ujar Retno kepada Tempo.

Saat ditanya apakah ada unsur kelalaian atau tidak atas terjadinya peristiwa pencemaran itu, Retno mengatakan semua kejadian itu merupakan kondisi tidak terduga. 

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan liter oli bekas tumpah mencemari drainase permukiman dan saluran irigasi di Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo pada Sabtu, 11 April 2026.

Read Entire Article
Parenting |