Kadin Cermati Rencana Lima Tahun Hong Kong

6 hours ago 1

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencermati arah Rencana Lima Tahun yang tengah disusun Pemerintah Hong Kong. Menurut Sekretaris Jenderal Kantor Hubungan Global Kadin Indonesia Steven Marcelino, salah satu fokus dalam Rencana Lima Tahun tersebut adalah penguatan hubungan Hong Kong dengan ASEAN, termasuk Indonesia.

Steven mengatakan Kadin memandang Hong Kong dan Cina sebagai mitra penting karena keduanya merupakan salah satu sumber investasi terbesar bagi Indonesia. Menurut dia, hubungan ekonomi dengan Hong Kong dan Cina perlu dijaga seimbang dengan hubungan Indonesia dengan Inggris, negara-negara Eropa, dan Amerika Serikat, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menganut prinsip netralitas strategis dan non blok.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Terutama, perlu ada jangkauan proaktif untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan kepercayaan investor," ujarnya di sela-sela Greater Bay Area-ASEAN Summit 2026 di Hong Kong pada Selasa, 30 Juni 2026.

Steven mengatakan Kadin memperoleh gambaran mengenai arah kebijakan tersebut saat menghadiri APEC China 2026 dan China International Supply Chain Expo di Beijing pada pertengahan Juni lalu. "Kami mendengar langsung banyak prioritas utama dan perlu membedah bagaimana Rencana Lima Tahun Cina yang baru diumumkan," kata Steven.

Menurut Steven, Hong Kong akan menerjemahkan Rencana Lima Tahun Cina ke dalam strategi pembangunannya sendiri. "Salah satu komponennya yang kami dengar dari John Lee adalah ASEAN dan keterlibatan Hong Kong dengan Indonesia," ujarnya.

Dalam pidatonya pada pembukaan Greater Bay Area-ASEAN Summit 2026, Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee mengatakan pemerintahnya tengah menyusun Rencana Lima Tahun pertama Hong Kong sebagai cetak biru pembangunan jangka menengah. Dokumen tersebut antara lain diarahkan untuk memperdalam kerja sama regional dengan ASEAN serta negara-negara dalam inisiatif Belt and Road.

Hubungan dagang Hong Kong dengan ASEAN terus menguat. Menurut Lee, ASEAN menjadi mitra dagang barang terbesar kedua Hong Kong selama 16 tahun berturut-turut. Nilai perdagangan barang kedua pihak mencapai US$ 214 miliar pada 2024 atau meningkat 29 persen dibanding tahun sebelumnya. Adapun nilai perdagangan jasa mencapai US$ 20 miliar atau naik 10 persen.

Lee mengatakan hubungan investasi juga terus menguat. Sejak penandatanganan ASEAN-Hong Kong, China Free Trade Agreement dan Investment Agreement hampir satu dekade lalu, investasi Hong Kong ke ASEAN meningkat 54 persen. Menurut dia, Hong Kong juga tengah mengajukan aksesi ke Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan meminta dukungan negara-negara ASEAN untuk proses tersebut.

Lee mengatakan lebih dari 830 perusahaan ASEAN beroperasi di Hong Kong pada 2024, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, perusahaan-perusahaan itu memanfaatkan posisi Hong Kong untuk mengakses pasar Cina, termasuk Greater Bay Area.

Read Entire Article
Parenting |