KEMENTERIAN Koperasi (Kemenkop) memastikan durasi pelatihan manajerial bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan menjadi calon manajer koperasi desa merah putih tetap berlangsung selama 15 hari. Penegasan itu disampaikan setelah muncul pernyataan Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto yang menyebut pelatihan manajerial akan diperpanjang menjadi satu bulan.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kementerian Koperasi Destry Anna Sari mengatakan Kementerian Pertahanan telah meralat pernyataan tersebut. Menurut dia, materi pengelolaan koperasi tetap diberikan selama dua pekan terakhir pelatihan, setelah peserta menyelesaikan pendidikan bela negara yang sebelumnya direncanakan sebagai latihan dasar militer.
"Kemarin Wamenhan sudah meralat pernyataannya. Materi manajerial tetap dua minggu, paralel antara Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," kata Destry melalui pesan singkat, Kamis, 2 Juli 2026.
Destry menambahkan, pelatihan manajerial untuk program Kampung Nelayan Merah Putih akan diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Program pendidikan dan pelatihan SPPI merupakan tahapan akhir sebelum para peserta ditetapkan sebagai manajer Koperasi Desa Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih. Sebanyak 35.476 peserta mengikuti program ini dan menjalani pelatihan di sejumlah satuan pendidikan TNI di berbagai daerah.
Sesuai rencana awal, pelatihan berlangsung selama 45 hari, terdiri atas latihan dasar militer selama 30 hari dan pelatihan manajerial selama 15 hari. Namun, setelah lima peserta meninggal dunia dalam rangkaian pelatihan, Kementerian Pertahanan mengubah materi latihan dasar militer menjadi pendidikan bela negara.
Setelah rapat bersama Komisi I DPR di Senayan, Rabu, 1 Juli 2026, Donny mengatakan kurikulum pelatihan juga direvisi. Menurut dia, pelatihan yang semula disiapkan untuk membentuk komponen cadangan kini difokuskan pada pendidikan bela negara.
Saat itu Donny juga menyatakan durasi pendidikan bela negara dipersingkat menjadi dua pekan, sedangkan satu bulan sisanya dialokasikan untuk pelatihan manajerial. "Bela negara juga kami perpendek menjadi dua minggu. Nah kemudian sisanya yang satu bulan itu adalah untuk pendidikan dan pelatihan manajerial tergantung SPPI ini arahnya ke mana," ujar Donny.

















































