KOMISI Kepolisian Nasional menyarankan kepolisian memberantas pembegalan dengan mengungkap dalang di balik komplotan pelaku serta memutus mata rantai kejahatan tersebut. Saran itu disampaikan di tengah maraknya begal yang meresahkan masyarakat.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengatakan pembegalan merupakan kejahatan jalanan yang umumnya dilakukan secara berkelompok. “Oleh karenanya, yang penting adalah mengungkap siapa kelompok-kelompok ini,” ujar Anam saat dihubungi pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Selain memburu pelaku di lapangan, Anam meminta polisi membongkar jaringan penadah barang hasil pembegalan. Menurut dia, pemutusan rantai distribusi barang curian penting dilakukan agar aksi begal tidak terus berulang. “Karena kalau tidak diungkap atau dipotong mata rantainya, kejahatan begal akan lahir kembali,” kata dia.
Anam juga menilai polisi perlu menelusuri asal-usul alat yang digunakan para pelaku. Misalnya, apabila pelaku menggunakan senjata api saat beraksi, polisi harus mengusut sumber senjata tersebut.
Fenomena begal belakangan kembali menjadi perhatian publik. Di Lampung, dua pelaku begal menembak anggota kepolisian Bripka Arya hingga tewas ketika polisi itu sedang bertugas.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Lampung Inspektur Jenderal Helfi Assegaf mengatakan aksi begal di wilayahnya semakin meresahkan. Karena itu, ia memerintahkan jajarannya mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku. “Saya sudah perintahkan pelaku begal tembak di tempat,” kata Helfi dalam keterangan tertulis pada Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Helfi, sebagian besar pelaku begal di Lampung tidak melakukan pencurian karena alasan ekonomi. Ia menduga para pelaku melakukan aksi kriminal untuk membeli narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba. “Bukan untuk perut,” ujar Helfi.
Komplotan begal menembak Bripka Arya hingga tewas pada Sabtu, 9 Mei 2026. Penembakan terjadi di depan sebuah toko roti di kawasan Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung.
















































