CANTIKA.COM, Jakarta - Jika kamu penggemar perawatan kulit, mungkin kamu tertarik mencoba minyak wajah, apalagi jika bahannya sudah tersedia di dapur. Salah satu yang paling sering dibicarakan adalah minyak zaitun. Sejak lama, minyak ini dipuji karena manfaat topikalnya, bahkan Ratu Cleopatra disebut-sebut sebagai penggemarnya.
Meski demikian, muncul pertanyaan penting apakah mengoleskan minyak zaitun langsung ke kulit wajah benar-benar aman? Berikut pendapat para pakar dermatolog memberikan pandangan yang cukup beragam.
Manfaat Minyak Zaitun untuk Kulit
Alasan mengapa minyak zaitun baik untuk dikonsumsi ternyata juga menjadi dasar mengapa sebagian orang menggunakannya secara topikal.
1. Melembapkan Kulit Kering
Minyak zaitun kaya asam lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan, sehingga memiliki sifat emolien yang kuat. Inilah alasan mengapa minyak ini kerap digunakan oleh pemilik kulit sangat kering atau kulit yang rusak, terutama saat cuaca dingin.
“Integritas kulit kita bergantung pada lapisan lipid, yang menyatukan sel-sel kulit—saat cuaca dingin, kita umumnya mulai menggunakan pemanas yang menguapkan lapisan cairan kulit dan menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah,” jelas Neda Mehr, dokter kulit bersertifikat dan direktur medis di Pure Dermatology Cosmetic & Hair Center, Amerika Serikat dikutip dari laman Real Simple.
“Minyak zaitun adalah pelembap kulit yang sangat baik, terutama saat dioleskan pada kulit basah ketika pori-pori terbuka, dan dapat bertindak sebagai lapisan pelindung kulit kedua untuk kulit kering dan pecah-pecah di musim dingin,” tambahnya.
2. Membantu Penyembuhan Luka
Manfaat lain dari minyak zaitun berasal dari sifat antioksidan dan anti-inflamasinya. Kandungan triterpen di dalamnya diketahui membantu proses penyembuhan luka dengan mendukung produksi kolagen dan mempercepat penutupan luka.
3. Efek Anti-Penuaan
Kandungan lemak sehat dan vitamin dalam minyak zaitun juga dikaitkan dengan peningkatan elastisitas kulit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa nutrisi tersebut dapat mendukung produksi kolagen dan membantu mengurangi tampilan garis halus serta kerutan.
Efek Samping Minyak Zaitun untuk Kulit
Meski memiliki sederet manfaat, minyak zaitun tidak cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit berminyak dan rentan jerawat.
“Ketika kita berbicara tentang gangguan produksi minyak berlebih, seperti jerawat, minyak zaitun bisa menjadi salah satu produk terburuk untuk dioleskan ke kulit karena dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat parah,” tegas Dr. Mehr.
Ia juga mengingatkan agar minyak zaitun tidak digunakan sebelum terpapar sinar matahari. "Minyak zaitun yang dioleskan di pagi hari tanpa pakaian lengan panjang atau tabir surya adalah berpotensi kerusakan kulit yang parah,” ujarnya.
Apakah Minyak Zaitun Baik untuk Kulit Wajah?
Pendapat pakar soal penggunaan minyak zaitun pada kulit masih terbagi. Menurut Anna Babayan, ahli estetika dan pemilik Anna Babayan Skincare di Boston, minyak zaitun bukanlah pilihan ideal sebagai produk perawatan kulit.
“Kulit kita tidak memiliki enzim yang dapat memecah molekul dan memungkinkan manfaat minyak zaitun meresap ke dalam kulit, dan akibatnya, minyak zaitun hanya berada di permukaan kulit sebagai lapisan pelindung dan melindungi kulit dari kehilangan air, ” tuturnya.
Menurut Babayan, agar manfaatnya optimal, minyak zaitun lebih baik dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Namun, Dr. Mehr melihat sisi lain dari manfaat ini. “Ini bisa menjadi pilihan yang sangat baik untuk pasien dengan dermatitis atopik, juga dikenal sebagai eksim, yang merupakan gangguan pada ‘perekat kulit’ yang menyatukan sel-sel kulit,” jelasnya.
Meski begitu, Dr. Mehr menegaskan bahwa minyak zaitun tidak efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi. Alaasannya minyak alami ini dapat menyebabkan jerawat dan memperburuk hiperpigmentasi jika pasien menggunakannya di pagi hari kemudian terpapar sinar matahari.
Cara Aman Menggunakan Minyak Zaitun untuk Kulit
Jika kamu tetap ingin menggunakan minyak zaitun, Dr. Mehr menyarankan untuk mengaplikasikannya pada malam hari.
“Tepuk-tepuk kulit hingga kering [setelah mandi] dan oleskan beberapa tetes minyak zaitun ke kulit, sebaiknya sebelum tidur, dan hanya pada kulit yang tidak rentan berjerawat (seperti tangan, lengan bawah, dan kaki),” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memilih minyak zaitun organik dan extra virgin, mengingat zaitun bisa disemprot pestisida.
Kesimpulannya, minyak zaitun memang memiliki manfaat tertentu untuk kulit, tetapi bukan pilihan universal untuk perawatan wajah. Bagi pemilik kulit sangat kering atau kondisi kulit tertentu seperti eksim, minyak zaitun bisa membantu sebagai lapisan pelindung. Untuk kulit berminyak dan berjerawat, risikonya cenderung lebih besar daripada manfaatnya.
Sebagai catatan, artikel tentang minyak zaitun ini bersifat informatif. Setiap kondisi kulit berbeda, sehingga hasilnya sangat bergantung pada usaha perawatan, kebiasaan pribadi, dan konsultasi langsung dengan dokter kulit.
Pilihan Editor: Minyak Zaitun untuk Rambut: Manfaat, Risiko, dan Cara Terbaik Mengaplikasikannya
REAL SIMPLE
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548967/original/094336900_1692782124-tanaphong-toochinda-FEhFnQdLYyM-unsplash.jpg)










