Mood Sering Turun? Coba Atasi Depresi Lewat Pola Makan Sehat

4 hours ago 4

CANTIKA.COM, JakartaDepresi bukan sekadar soal perasaan sedih yang datang dan pergi. Kondisi ini berkaitan erat dengan kesehatan otak, hormon, hingga cara tubuh memproses nutrisi. Meski tidak bisa menggantikan terapi atau pengobatan medis, makanan yang tepat dapat membantu meredakan gejala depresi dan menjaga kestabilan suasana hati.

Lalu, makanan seperti apa yang bisa mendukung kesehatan mental? Berikut ulasan lengkapnya.

Hubungan Antara Makanan dan Kesehatan Mental

Otak membutuhkan nutrisi tertentu agar dapat bekerja optimal. Kekurangan vitamin, mineral, dan lemak sehat dapat memengaruhi produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang berperan penting dalam mengatur suasana hati.

Tak heran jika pola makan tidak seimbang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan mood, termasuk depresi dan kecemasan.

Makanan yang Membantu Mengatasi Depresi

1. Ikan Berlemak yang Kaya Omega-3

Salmon, sarden, tuna, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk fungsi otak. Nutrisi ini membantu mengurangi peradangan dan mendukung komunikasi antar sel saraf, sehingga berpengaruh pada kestabilan emosi.

2. Telur dan Sumber Protein Berkualitas

Protein mengandung asam amino triptofan yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi serotonin. Telur, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan bisa menjadi pilihan protein harian yang mudah diolah.

3. Sayuran Hijau yang Kaya Folat

Bayam, brokoli, kale, dan selada mengandung folat serta vitamin B kompleks yang berperan dalam fungsi sistem saraf. Kekurangan folat sering ditemukan pada orang dengan depresi.

4. Buah-Buahan Tinggi Antioksidan

Buah beri, jeruk, apel, dan alpukat membantu melindungi sel otak dari stres oksidatif. Antioksidan juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, yang secara tidak langsung memengaruhi kondisi mental.

5. Makanan Fermentasi dan Probiotik

Yoghurt, kefir, kimchi, dan tempe mendukung kesehatan usus. Karena adanya hubungan kuat antara usus dan otak, mikrobiota usus yang sehat dapat membantu memperbaiki mood dan mengurangi gejala depresi.

Nutrisi Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Vitamin B kompleks (B6, B12, folat): Mendukung produksi neurotransmitter.

  • Vitamin D: Kekurangannya sering dikaitkan dengan suasana hati yang buruk.

  • Magnesium dan zinc: Membantu tubuh mengelola stres dan kecemasan.

Nutrisi ini bisa diperoleh dari kombinasi makanan alami dan paparan sinar matahari yang cukup.

Pilih Karbohidrat yang Tepat

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, gandum utuh, dan ubi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal ini penting karena fluktuasi gula darah bisa memicu perubahan emosi dan kelelahan berlebihan.

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi

Beberapa jenis makanan justru dapat memperburuk mood jika dikonsumsi berlebihan, antara lain:

  • Makanan ultra-olahan tinggi gula dan lemak trans

  • Minuman manis dan soda

  • Makanan cepat saji yang minim nutrisi

Jenis makanan ini dapat memicu peradangan dan ketidakseimbangan hormon yang berdampak pada kesehatan mental.

Contoh Pola Makan Harian untuk Mendukung Mood

  • Sarapan: Oatmeal dengan buah beri dan yoghurt

  • Makan siang: Ikan panggang, sayuran hijau, dan nasi merah

  • Camilan: Kacang almond atau buah segar

  • Makan malam: Ayam atau tempe panggang dengan tumis bayam

Pola makan ini bisa dikombinasikan dengan tidur cukup, olahraga ringan, dan manajemen stres.

Catatan Penting

Mengatasi depresi membutuhkan pendekatan menyeluruh. Perbaikan pola makan adalah langkah pendukung, bukan pengganti bantuan profesional. Jika gejala depresi terasa berat atau berlangsung lama, sangat disarankan untuk mencari bantuan psikolog atau psikiater.

Pilihan Editor: Kaleidoskop 2025: 10 Tren Kesehatan dan Wellness Sepanjang Tahun, Ada Favoritmu?

HEALTHLINE | PSYCHOLOGY TODAY | VERY WELL MIND | EVERYDAY HEALTH

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |