Polemik Tulisan Rasis di Kaus G-Dragon

6 hours ago 5

MUSISI Korea Selatan, G-Dragon, tengah menjadi pusat perhatian publik internasional setelah mengenakan pakaian dengan tulisan kata-kata rasis. Insiden yang memicu kemarahan netizen ini terjadi saat ia tampil di atas panggung dalam acara K-SPARK yang digelar di Makau pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Penyanyi bernama asli Kwon Ji Young tersebut mengenakan kaus yang memuat kata rasis dalam bahasa Belanda pada bagian belakangnya. Bagian belakang kemeja yang dimaksud menampilkan frasa dalam bahasa Belanda yang berisi julukan anti-kulit hitam. Foto-foto penampilan tersebut dengan cepat tersebar di media sosial, memicu kecaman dari penggemar global yang menilai pemilihan kostum tersebut sangat tidak sensitif terhadap isu rasial.

Respons Agensi

Merespons kegaduhan yang timbul, Galaxy Corporation selaku agensi yang menaungi G-Dragon, bergerak cepat dengan merilis pernyataan resmi pada Ahad, 3 Mei 2026. Dalam keterangannya, pihak agensi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kejadian tersebut.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas kata-kata yang tidak pantas pada pakaian yang dikenakan oleh artis kami di acara K-SPARK di Makau pada 2 Mei," tulis Galaxy Corporation dalam pernyataan resminya, sebagaimana dilansir oleh Soompi.

Agensi menyadari bahwa kejadian ini telah merugikan banyak pihak. Galaxy Corporation mengakui adanya kelalaian dalam proses peninjauan kostum panggung. Mereka mencatat bahwa kejadian ini menjadi pengingat keras bagi manajemen untuk lebih teliti dalam segala aspek, termasuk dalam pemilihan gaya busana yang melibatkan simbol atau tulisan asing.

Komitmen Perbaikan Internal

Dalam pernyataan yang juga dikutip oleh Entertainment Weekly, Galaxy Corporation berjanji akan melakukan pembenahan internal yang komprehensif. Mereka menyatakan akan memulai kembali proses kurasi kostum dan prosedur verifikasi internal agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.

"Kami akan menilai kembali dan memperkuat proses peninjauan dan verifikasi internal kami, termasuk pengaturan gaya dan proses internal terkait. Kami akan bergerak maju dengan standar penghormatan dan tanggung jawab global yang lebih tinggi," tulis manajemen dalam rilis tersebut.

Manajemen menekankan komitmen mereka untuk tetap memperhatikan secara bijaksana dalam setiap aktivitas artis, dengan tetap memperhatikan latar belakang budaya dan nilai-nilai beragam dari penggemar mereka di seluruh dunia.

Kami tetap berkomitmen untuk mendekati semua kegiatan terkait artis dengan pertimbangan dan akuntabilitas yang lebih besar,” tulis mereka.

Kontroversi yang menimpa G-Dragon ini kembali menyoroti isu sensitivitas dalam industri K-Pop yang kini telah merambah pasar global. Sebagai genre musik yang memiliki jangkauan lintas negara, standar etika dan pengawasan terhadap konten termasuk detail kecil seperti tulisan pada pakaian menjadi aspek krusial.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan tambahan langsung dari G-Dragon mengenai kejadian tersebut. Namun, permintaan maaf yang telah dirilis oleh agensinya diharapkan dapat meredam kemarahan publik dan menjadi langkah awal untuk memulihkan kepercayaan para penggemar.

ANDARA ANGESTI

Read Entire Article
Parenting |