PERSONEL Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tanjung Priok menangkap pria berinisial AR, 29 tahun, dengan senjata tajam di di kawasan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad dini hari, 16 Agustus 2026. AR ditangkap diduga saat hendak melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Pelaku yang membekali diri dengan senjata tajam jenis celurit tersebut ditangkap warga dan pihak kepolisian,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok Ajun Komisaris Handam Samudro dikutip dari Antara, Ahad.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia mengatakan pelaku berinisial AR merupakan buruh harian lepas yang berdomisili di kawasan Sunter Jaya. Aksi percobaan pencurian tersebut berawal sekitar pukul 01.30 WIB. Terduga pelaku yang beraksi bersama tiga rekannya menyasar kendaraan bermotor yang terparkir di depan Ruko Martabak Djuara, Jalan Sunter Kemayoran.
Menurut Handam, aksi komplotan ini gagal setelah dipergoki oleh penjaga ruko yang langsung mengambil tindakan tegas. Saat hendak melakukan aksinya, penjaga ruko memergoki para pelaku. Lalu, penjaga ruko sempat menendang sepeda motor pelaku sambil berteriak.
Teriakan tersebut memancing perhatian warga sekitar yang langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Warga setempat juga dengan cepat menghubungi call center 110 untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menerima laporan warga, Tim Unit Reaksi Cepat Reskrim Polsek Tanjung Priok segera meluncur ke tempat kejadian perkara. Dalam proses pengejaran, AR jatuh dari sepeda motornya dan berhasil diringkus di lokasi. Sementara itu, tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas.
Dari tangan pelaku AR, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menjalankan aksi kejahatannya seperti senjata tajam jenis celurit, kunci T, linggis dan obeng. Handam mengatakan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa percobaan pencurian ini.
“Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanjung Priok guna proses penyidikan lebih lanjut serta pengembangan untuk memburu pelaku lainnya yang melarikan diri,” kata Handam.

















































