Trump Klaim Raja Charles III akan Bantu AS Lawan Iran

3 hours ago 7

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Raja Charles III dari Inggris kemungkinan akan mendukung Amerika Serikat dalam operasinya terhadap Iran.

“Jika itu terserah Raja Charles, dia mungkin akan membantu kami melawan Iran,” klaim Trump pada Rabu seperti dilansir NBC News pada Rabu.

Pernyataan itu dilontarkan Trump saat sedang duduk di Ruang Oval bersama para astronot yang baru saja kembali dari misi luar angkasa Artemis II. Ia menyampaikan pujian kepada Charles dan menyebutnya sebagai "teman baik" dan menggambarkannya sebagai "fantastis."

Dalam pidatonya saat jamuan makan malam kenegaraan pada Selasa malam bersama Raja Charles dan Ratu Camilla, Trump juga menyebut perang Iran sebagai "sedikit pekerjaan di Timur Tengah." Ia kemudian mengatakan kedua pemimpin sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Para raja dan ratu Inggris tunduk pada aturan dan norma yang mencegah mereka mengambil sikap politik secara terang-terangan. Ketika ditanya tentang komentar Trump soal Iran, juru bicara Istana Buckingham mengatakan kepada NBC News: "Raja tentu saja menyadari posisi pemerintahnya yang telah lama dan terkenal tentang pencegahan proliferasi nuklir."

Ketegangan AS-Inggris

Meskipun anggota keluarga kerajaan Inggris tidak memiliki peran politik secara terang-terangan, Charles berkunjung pada saat ketegangan antara Inggris dan AS memburuk. Sebelumnya pada Maret, Trump mengecam Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena tidak lebih mendukung perang di Iran.

“Ini bukan Winston Churchill yang sedang kami hadapi,” kata Trump.

Presiden AS itu juga mengkritik Starmer atas kebijakan migrasi dan energinya.

Pada 1 April, Trump mengatakan bahwa ia sangat mempertimbangkan untuk menarik AS dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) setelah para sekutu menolak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Ia menyatakan tidak lagi melihat Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan setelah negara-negara Eropa menolak seruannya untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz.

Read Entire Article
Parenting |