Update Arus Balik Wilayah Sumatera: Pantauan Jalinteng OKU, Jalinsum Padang-Jakarta, hingga Tol Lintas Sumatera

14 hours ago 4

TEMPO.CO, Jakarta - Musim libur Lebaran 2025 segera berakhir, dan arus balik kembali menjadi andalan banyak warga adal dari daerah kembali ke perantauan.

Sebagai salah satu pulau terbesar di Indonesia dengan jalur lintas utama yang vital, Sumatera mencatat mobilitas pemudik yang cukup tinggi setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari padatnya arus lalu lintas baik saat menjelang maupun setelah Hari Raya Lebaran. Lantas, bagaimana perkembangan terbaru arus balik Lebaran di wilayah Sumatera?

Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi mulai hari ini hingga beberapa hari kedepan. Adapun Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut Dr Agustinus Panjaitan menyebut puncak arus balik Lebaran 2025 adalah pada Ahad, 6 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ia menyebut bahwa sebagian para pekerja akan kembali masuk kerja pada Senin, 7 April 2025 sementara murid sekolah kembali belajar pada Selasa, 8 April 2025. "Di 7 April sebagian pekerja sudah masuk, dan anak sekolah keesokan harinya. Kami prediksi puncak arus balik terjadi Ahad dan Senin," ujar Agustinus di Medan, Jumat, 4 April 2025 seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, jalur lintas timur Sumatera diperkirakan akan padat dipenuhi kendaraan pemudik, terutama ruas jalan Labuhanbatu–Rantau Parapat. Untuk mengantisipasi kemacetan, ia mengatakan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan menyiapkan berbagai strategi, seperti pengalihan arus, sistem buka tutup jalan, serta menyiagakan petugas di titik rawan macet.  

Agustinus juga mengimbau kepada pemudik agar bijak memilih waktu perjalanan pulang demi menghindari kemacetan parah.  "Kalau bisa, pulang lebih awal supaya tidak terjebak di puncak arus balik," pungkasnya

Dikutip dari Antara, berikut merupakan rangkuman informasi mengenai arus balik Lebaran di wilayah Sumatera:

Arus Lalu Lintas Jalan Tol Trans Sumatera

Berdasarkan data yang dicatat oleh PT Hutama Karya (Persero), ada sebanyak 162.374 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada H+3 Lebaran atau Jumat, 4 April 2025. "Hutama Karya menginformasikan perkembangan terkini Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera dengan trafik kendaraan melintas sebesar 162.374 kendaraan pada 4 April 2025 dengan peningkatan 96,89 persen dibanding trafik normal pada hari yang sama," ujar EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim di Jakarta, Sabtu, 5 April 2025.

Adapun rincian volume lalu lintas (VLL) tersebut meliputi:

  • Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung tercatat 26.703 kendaraan atau meningkat 92,51 persen dibandingkan lalu lintas normal.
  • Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih tercatat 19.894 kendaraan atau meningkat 61,57 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol Betung-Tempino-Jambi (Bayung Lencir-Tempino) tercatat 8.086 kendaraan atau meningkat 44,83 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol Bengkulu-Taba Penanjung tercatat 3.311 kendaraan atau meningkat 102,76 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol Pekanbaru-Dumai tercatat 19.609 kendaraan atau meningkat 32,29 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar tercatat 15.618 kendaraan atau meningkat 141,35 persen dibanding volume lalu lintas normal.
  • Tol Indrapura-Kisaran tercatat 21.201 kendaraan atau naik 148,90 persen dibandingkan volume lalu lintas normal. 
  • Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kuala Tanjung-Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita atau HMW tercatat 17.064 kendaraan atau meningkat 107,59 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol Binjai - Langsa (Binjai-Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 20.086 kendaraan atau meningkat 157,74 persen,
  • Tol Sigli-Banda Aceh volume lalu lintasnya tercatat 10.802 kendaraan atau naik 233,09 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
  • Tol fungsional Pekanbaru - Padang (Padang - Sicincin) sebanyak 8.045 kendaraan.
  • Tol fungsional Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum-Padang Tiji) sebanyak 2.821 kendaraan
  • Tol Palembang-Betung (Kramasan-Pangkalan Balai) sebanyak 1.477 kendaraan.

Arah Padang Menuju Jakarta
Masih dikutip dari Antara, situasi lalu lintas arus balik di Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) dari arah Padang menuju Jakarta terpantau sedang dan lancar pada H+4 Lebaran 2025 atau pada Sabtu, 5 April 2025, sementara arah sebaliknya sepi dan lancar.

"Untuk pantauan arus balik di jalan nasional, volume kendaraan dalam kondisi sedang dan lancar. Semuanya kondusif," kata Kasat Lantas Polres Dharmasraya, AKP Zamrinaldi, di Pulau Punjung, Jumat, 4 April 2025.

Ia menuturkan, berdasarkan patroli lalu lintas di lokasi rawan macet dan kecelakaan, kondisi saat ini cenderung didominasi oleh kendaraan arus balik Lebaran. Kendati demikian, situasi yang terjadi tersebut dinilai belum menimbulkan penumpukan atau kemacetan pada periode arus balik Lebaran 2025. 

Wilayah Jalinteng OKU
Adapun arus balik Lebaran 2025 di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan juga mulai ramai dilewati kendaraan pemudik yang kembali ke daerah asal.

Berdasarkan pantauan di Jalinteng Desa Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Sumsel pada Jumat, 4 April 2025 atau tiga hari setelah Lebaran Idul Fitri 2025, sudah mulai terlihat banyak kendaraan pemudik baik roda dua maupun empat yang melintas di jalur tersebut. Meski demikian, arus lalu lintas terpantau masih aman dan lancar belum terjadi penumpukan kendaraan di jalur tersebut.

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo secara terpisah menambahkan bahwa puncak arus balik Lebaran tahun ini diprediksi terjadi mulai Ahad, 6 April hingga Selasa, 8 April 2025. Hal itu seiring dengan berakhirnya libur sekolah. Terkait hal itu, ia menyebut pihaknya sejak jauh hari telah mendirikan sebanyak tujuh Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) mudik Lebaran 2025.

Ia pun menjelaskan bahwa tujuh pos pelayanan dan pengamanan itu didirikan di beberapa titik wilayah perbatasan seperti di Simpang Batumarta, Kecamatan Lubuk Raja yang berbatasan dengan Kabupaten OKU Timur. Kemudian, di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Pengandonan yang berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim dan pos di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang atau di daerah perbatasan dengan Kota Prabumulih. Sedangkan, di pusat Kota Baturaja meliputi Pos Pam City Mall Baturaja, Pasar Atas Baturaja, Batukuning dan objek wisata Goa Putri.

Read Entire Article
Parenting |