AMJ Beri Waktu Sepekan untuk Pemerintah Tetap Lanjutkan MBG

7 hours ago 3

MASSA dari Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar demonstrasi mendukung Presiden Prabowo Subianto dan program unggulannya, makan bergizi gratis (MBG) di kawasan Simpang Silang Monumen Nasional atau Monas pada Senin, 22 Juni 2026. Perwakilan Aliansi mengatakan sempat diterima Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro untuk beraudiensi.

Koordinator Aliansi, Edy Marzuki, mengatakan pertemuan dengan Juri berlangsung di kantor Kementerian Sekretariat Negara selama 30 menit. "Kami sampaikan tuntutan kami, supaya disampaikan kepada Bapak Presiden," kata Edy di lokasi aksi setelahnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Edy berujar massa punya dua tuntutan. Pertama yaitu agar MBG terus berlanjut. Kedua, kata dia, supaya Prabowo memenjarakan koruptor dan para oligark yang mengambil keuntungan dari korupsi MBG.

Menurut Edy, aliansnya memberi waktu satu pekan kepada pemerintah untuk memberi respons atas tuntutan itu. Apabila tidak ada tindak lanjut, kata dia, Aliansi menyatakan siap menggelar demonstrasi lagi dengan massa lebih banyak. "Bila seminggu ke depan tidak juga dilanjutkan program MBG, mungkin kita akan buka keran seluruh Indonesia untuk datang ke Jakarta," tuturnya.

Saat bertemu Juri, Edy berujar, sang Wakil Menteri berjanji akan menyampaikan masalah MBG ke Prabowo. "Pak Wamen sangat mendukung," kata dia.

Tempo bertanya kepada Juri melalui aplikasi perpesanan untuk mengetahui soal pertemuannya dengan massa aksi pro-MBG. Juri belum merespons pesan hingga berita ditulis.

Aksi mendukung MBG di kawasan selatan Monas berlangsung sejak Senin siang. Massa demonstran tampak mengenakan baju putih-putih untuk berunjuk rasa. Mereka membubarkan diri pada sore hari.

Unjuk rasa ini berlangsung setelah munculnya gelombang demonstrasi yang mengkritik MBG. Pada Kamis, 18 Juni misalnya, Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, dengan membawa tiga tuntutan, yakni menurunkan harga kebutuhan pokok, menciptakan lapangan kerja, dan menghentikan proyek MBG.

Demonstran ketika itu menyoroti pelaksanaan MBG. Perwakilan massa aksi, Afifah, menilai program tersebut tidak menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. "MBG adalah proyek politik, bukan proyek untuk memberikan makanan bergizi," ujarnya.

Sebelumnya, aksi massa bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" yang diinisiasi aliansi mahasiswa juga berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026. Salah satu tuntutan mereka termasuk agar pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Read Entire Article
Parenting |