BEM Trisakti Janji Demo Lagi Jika Keadaan Tak Membaik

2 hours ago 8

PRESIDEN Mahasiswa Universitas Trisakti Dhenni Ribowo mengatakan mahasiswa tidak memberikan batas waktu kepada DPR dan pemerintah untuk memenuhi sejumlah tuntutan. BEM Universitas Trisakti masih akan memperhatikan perkembangan satu sampai dua minggu ke depan.

"Namun bila dalam seminggu sampai dua minggu ini tidak ada perubahan atau malah lebih parah. Pasti rakyat berteriak dengan sendirinya," kata dia saat dihubungi, kemarin. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bila keadaan tidak membaik, BEM Universitas Trisakti tidak menutup kemungkinan akan melakukan demonstrasi kembali. "Iya (demontrasi)," ujar dia. 

Jumat lalu, sejumlah elemen mahasiswa melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR. Mahasiswa dari BEM Universitas Trisakti misalnya menuntut pemulihan ekonomi dan politik secara nasional, pemberantasan inkompetensi pejabat negara, dan pengembalian supremasi sipil.

Setelah melakukan aksi, pimpinan DPR menerima perwakilan mahasiswa dari HMI MPO, BEM Universitas Trisakti, BEM Esa Unggul, BEM Universitas Mercu Buana, dan beberapa elemen mahasiswa lain. 

Kata dia, DPR memberikan janji kepada mahasiswa untuk membantu memenuhi sejumlah tuntunan. Misalnya, DPR berjanji akan menyelesaikan kelangkaan BBM bersubsidi.

Namun, tidak semua tuntutan mengenai supremasi sipil ditanggapi. Misalnya, tuntutan mahasiswa menyelesaikan masalah militerisme di Papua yang disampaikan dalam film dokumenter Pesta Babi. "Belum ada jawaban," kata dia. 

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang di sela pertemuan dengan mahasiswa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026. Tindakan Dasco berkomunikasi dengan Nanik untuk menyampaikan tuntutan mahasiswa soal hentikan sementara makan bergizi gratis (MBG).  

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengatakan Dasco berkomunikasi dengan Nanik untuk melaporkan tuntutan mahasiswa. Kata Saan, BGN saat ini sedang melakukan penghematan anggaran MBG. Berdasarkan hasil penyisiran BGN, penghematan mencapai sekitar Rp 70 triliun. 

"Dalam sisa waktu itu, ada penghematan tata kelola sekitar Rp 70 triliun dari hasil penyisiran dari program MBG tidak efisien," kata dia di Gedung DPR, Jumat, 19 Juni 2026. 

Saan mengatakan Dasco juga berkomunikasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai tuntutan mahasiswa. Mahasiswa menemukan ada kenaikan harga BBM seperti pertamax dan kelangkaan BBM bersubsidi. 

"Dasco komunikasi dengan menteri ESDM didengar langsung mahasiswa," kata dia. 

Saan mengatakan Bahlil berjanji akan memenuhi kebutuhan subsidi dan mengatasi kelangkaan BBM dalam waktu dekat. Selain itu, mahasiswa juga meminta DPR untuk menghentikan proses hukum 15 mahasiswa Universitas Trisakti yang ditetapkan sebagai tersangka buntut kericuhan dalam unjuk rasa memperingati 27 tahun Tragedi Reformasi di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta pada 21 Mei 2025.

Kata Saan, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sedang berkomunikasi dengan kepolisian mengatasi masalah itu. 

"Dua mahasiswa Mercu Buana yang ditahan ketika mau berangkat ke DPR 2 juga sudah dikomunikasikan. Selesai ini mudah lepas," kata dia. 

Read Entire Article
Parenting |