Donald Trump Klaim Perang Iran Hampir Berakhir

10 hours ago 7

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyebut konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mendekati akhir. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Fox Business yang tayang pada Rabu, 15 April 2026.

“Saya pikir ini hampir berakhir, ya. Saya melihat ini sangat dekat dengan selesai,” kata Trump. Namun, ia menegaskan operasi militer belum sepenuhnya dihentikan. “Kalau saya menarik pasukan sekarang, mereka butuh 20 tahun untuk membangun kembali negara itu. Dan kami belum selesai. Kita lihat saja nanti. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” ujarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Hasil Perundingan di Pakistan

Upaya diplomasi untuk mengakhiri perang dilakukan melalui perundingan di Islamabad pada akhir pekan lalu. Menurut laporan Anadolu, pembicaraan tersebut belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik secara permanen.

Meski demikian, upaya melanjutkan perundingan masih berlangsung. Trump menyatakan pembicaraan langsung antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi dimulai kembali dalam dua hari ke depan di Pakistan.

Sebelumnya, Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan yang dimulai pada 8 April. Kesepakatan tersebut dilaporkan masih berlanjut hingga kini. Perang Iran dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Iran. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Tekanan Militer Masih Berlanjut

Di tengah sinyal deeskalasi, langkah militer tetap ditempuh Washington. Adapun pada Senin 13 April 2026, Trump memberlakukan blokade laut terhadap seluruh pelabuhan Iran. Kebijakan ini muncul setelah Amerika Serikat menghentikan pemboman terhadap Iran pada pekan sebelumnya.

Wakil Presiden JD Vance bersama pejabat senior Gedung Putih juga melakukan negosiasi dengan pihak Iran di Pakistan terkait program nuklir Teheran. Perundingan itu belum menghasilkan terobosan.

Vance menyebut terdapat kemajuan dalam pembicaraan tersebut. “Banyak kemajuan,” kata Vance. Ia menambahkan bahwa langkah berikutnya berada di tangan Iran. “Keputusan sepenuhnya ada di pihak mereka,” ujarnya.

Read Entire Article
Parenting |