Italia Tolak Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

4 hours ago 7

PEMERINTAH Italia melalui Komite Olimpiade Nasional atau CONI dan Menteri Olahraga dan Pemuda dengan tegas menolak permintaan utusan khusus Presiden Amerika Serikat untuk menggantikan Iran di Piala Dunia 2026. Italia menganggap permintaan tersebut sebagai hal yang tak pantas.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Presiden CONI Luciano Buonfiglio menyebut permintaan tersebut sebagai hal yang mustahil dan tidak masuk akal. "Kedua, saya akan tersinggung. Anda harus pantas mendapatkannya untuk pergi ke Piala Dunia," tegas Buonfiglio di Roma dikutip dari La Gazetta dello Sport.

Menteri Olahraga dan Pemuda Italia Andrea Abodi juga menganggap keikutsertaan Italia di Piala Dunia lewat jalur lobi-lobi politik seperti usulan khusus Presiden Amerika Serikat sangat tidak tepat. Sebab sudah seharusnya tiket lolos ke Piala Dunia 2026 diperoleh melalui jalur kualifikasi yang digelar Asosiasi Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA. "Kami harus lolos di lapangan," ujar Abodi.

BACA JUGA 
Gennaro Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Italia

Daftar 48 Negara di Piala Dunia 2026: Irak dan Kongo Lolos

Sebelumnya, utusan khusus Donald Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, telah meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Italia untuk Piala Dunia 2026. Dalam wawancara dengan Financial Times, Zampolli mengusulkan pertukaran tersebut kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan kepada Trump, sebagai pemimpin negara tuan rumah bersama turnamen tersebut.

Zampolli berpendapat bahwa sebagai negara pemegang empat gelar juara dunia itu sudah seharusnya Gli Azzurri layak diberikan tempat untuk Piala Dunia 2026. Menurut laporan sejumlah media internasional, usulan tersebut dilontarkan sebagai solusi untuk memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia Georgia Meloni yang sempat retak setelah Trump menyerang Paus Leo XIV dengan ucapannya soal perang di Iran. 

Sebelumnya, timnas Italia gagal mengantongi tiket ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia & Herzegovina dalam partai final play-off zona Eropa, 1 April 2026. Dalam laga di kandang Bosnia & Herzegovina itu Italia kalah lewat drama adu penalti dengan skor 4-1 usai imbang 1-1 di waktu normal. Bagi Italia, ini adalah ketiga secara beruntun mereka gagal tampil di Piala Dunia. 

Sementara itu status Iran di Piala Dunia 2026 juga memprihatinkan. Situasi perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat rupanya ikut berdampak di Piala Dunia nanti. 

FIFA melalui presidennya, Gianni Infantino, menjamin Iran tetap berpartisipasi di gelaran Piala Dunia 2026 meski terjadi ketegangan politik dengan salah satu negara tuan rumah. Adapun Iran sempat meminta kepada FIFA untuk mengganti lokasi pertandingan mereka yang semula di Amerika Serikat ke Meksiko. Kebetulan Piala Dunia 2026 dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sayangnya, FIFA menolak permintaan Iran. 

Selain itu Amerika Serikat kabarnya sempat berencana membatasi pemberian visa kepada delegasi tim nasional Iran. Intinya, hanya para pemain, pelatih, dan tim teknis yang diberikan izin masuk ke Amerika Serikat.

Read Entire Article
Parenting |