Mau ke Vietnam? Kini Wajib Isi Kartu Kedatangan Digital Mulai April 2026

2 hours ago 5

CANTIKA.COM, Jakarta - Kamu udah tahu belum? Mulai 15 April 2026, pelancong asing dan warga Vietnam di luar negeri diwajibkan mengisi kartu kedatangan digital sebelum tiba di area imigrasi.

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya modernisasi sistem perbatasan sekaligus mengurangi kepadatan di bandara. Mengutip laporan Travel and Leisure Asia, langkah ini juga bertujuan meningkatkan pengalaman kedatangan penumpang internasional, khususnya di wilayah selatan yang kerap mengalami lonjakan penumpang.

Saat ini, sistem tersebut baru berlaku di area kedatangan Bandara Internasional Tan Son Nhat, Ho Chi Minh. Otoritas setempat belum mengonfirmasi apakah kebijakan ini akan diperluas ke pintu masuk lain, termasuk Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi.

Aturan ini berlaku untuk warga negara asing yang masuk ke Vietnam, serta warga Vietnam di luar negeri yang bepergian menggunakan visa. Sementara itu, pemegang paspor Vietnam tidak diwajibkan mengisi kartu ini, begitu juga dengan penumpang transit yang tidak melewati pemeriksaan imigrasi.

Cara Mengisi Kartu Kedatangan Digital

Pelancong disarankan mengisi formulir melalui situs prearrival.immigration.gov.vn maksimal 72 jam sebelum kedatangan. Perlu diingat, sistem hanya menerima pengisian dalam rentang waktu tersebut, jadi sebaiknya enggak dilakukan terlalu jauh hari.

Data yang perlu disiapkan antara lain:

- Informasi paspor

- Nomor penerbangan

- Alamat akomodasi

- Tujuan kunjungan

Setelah formulir dikirim, pelancong akan menerima kode QR melalui email. Simpan kode ini untuk ditunjukkan kepada petugas imigrasi saat tiba.

Kalau Tidak Mengisi, Apa yang Terjadi?

Mengutip Time Out, pelancong tetap diperbolehkan masuk meski belum mengisi kartu kedatangan digital. Namun, proses di imigrasi bisa memakan waktu lebih lama.

Karena itu, pelancong disarankan mengisi formulir lebih dulu dan memastikan semua data akurat. Maskapai dan agen perjalanan juga diimbau aktif mengingatkan penumpang agar mempersiapkan dokumen ini sebelum keberangkatan.

Dengan pengumpulan data lebih awal, otoritas dapat menyederhanakan proses imigrasi sekaligus mengurangi antrean di area kedatangan. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan keamanan melalui proses pra-penyaringan data penumpang.

Langkah ini sejalan dengan tren global dalam digitalisasi sistem perbatasan. Sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Laos, mulai mengadopsi sistem masuk berbasis digital yang lebih cepat, praktis, dan minim penggunaan kertas.

So, jangan lupa, isi dulu kartu kedatangan digital sebelum sampai ke Vietnam.

Pilihan Editor: Mulai Besok, Pengajuan E-Visa ke Vietnam di Situs Web yang Baru

NIA PRATIWI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |