DUEL Belgia Vs Mesir akan tersaji pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga kunci dalam persaingan menuju fase gugur.
Tim berjuluk Setan Merah itu datang dengan ambisi besar. Belgia saat ini menempati peringkat kesembilan dunia FIFA, sedangkan Mesir berada di posisi ke-29. Bagi Mesir, turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi penampilan keempat mereka di putaran final Piala Dunia.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Belgia berusaha menghapus kekecewaan dari Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, generasi emas yang dipimpin Kevin De Bruyne dan kawan-kawan gagal lolos dari fase grup. Mereka hanya meraih satu kemenangan, yakni 1-0 atas Kanada, sebelum bermain imbang melawan Kroasia dan kalah dari Maroko.
Kegagalan tersebut dianggap memalukan. Musababnya, Belgia, yang dihuni pemain-pemain elite Eropa, justru finis di bawah Kroasia yang saat itu sudah memasuki fase akhir generasi emasnya dan Maroko yang belum pernah memenangi pertandingan Piala Dunia sejak 1998.
Selama satu dekade terakhir, Belgia konsisten dihuni pemain-pemain papan atas dunia. Namun, pencapaian terbaik mereka di Piala Eropa hanya mencapai perempat final. Di Piala Dunia, mereka juga gagal menembus final dalam tiga edisi terakhir.
Di bawah pelatih Rudi Garcia, Belgia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cukup meyakinkan. Mereka menjadi juara grup kualifikasi dengan mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan. Belgia mencetak 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.
Setelah memastikan tiket ke putaran final, Garcia memimpin timnya dalam empat pertandingan persahabatan. Belgia meraih tiga kemenangan, termasuk atas Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia. Dalam periode tersebut, mereka mencetak 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Belgia juga mencatatkan dua nirbobol secara beruntun menjelang Piala Dunia.
Di kubu lawan, Mesir menorehkan pencapaian penting dengan kembali tampil di Piala Dunia. Ini menjadi penampilan kedua mereka dalam tiga edisi terakhir. Sebelumnya, Mesir hanya dua kali lolos sepanjang sejarah. The Pharaohs berharap dapat tampil lebih baik dibandingkan Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, mereka menjadi juru kunci grup setelah kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi tanpa meraih satu poin pun.
Perjalanan Mesir menuju Piala Dunia 2026 pun terbilang mulus. Mereka menjadi juara grup kualifikasi zona Afrika (CAF) dengan koleksi 26 poin dan tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan. Meski demikian, tim asuhan Hossam Hassan masih dibayangi kegagalan di Piala Afrika 2025. Mereka tersingkir di semifinal setelah kalah dari Senegal. Padahal, Mesir merupakan tim tersukses dalam sejarah turnamen tersebut dengan tujuh gelar. Terakhir kali mereka juara pada 2010.
Sejak kekalahan dari Senegal itu, performa Mesir terbilang naik turun. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Selama itu pula, Mesir mencetak enam gol dan kebobolan dua kali.
Kondisi Terkini Tim
Belgia diperkirakan tetap mengandalkan kiper utama mereka, Thibaut Courtois. Penjaga gawang Real Madrid itu kemungkinan mendapat perlindungan dari duet bek tengah Arthur Theate dan Nathan Ngoy.
Di lini tengah, seperti dikutip dari Sportsmole, Youri Tielemans hampir pasti menjadi pilihan utama setelah menjalani musim yang impresif bersama Aston Villa. Ia diprediksi berduet dengan rekan setimnya di klub, Amadou Onana, sebagai jangkar permainan Belgia.
Untuk mendukung serangan, Kevin De Bruyne tetap menjadi pilihan utama di posisi gelandang serang. Meski performanya bersama Napoli sepanjang musim 2025-2026 dinilai tidak selalu konsisten, pengalaman dan kualitasnya masih sulit tergantikan di skuad asuhan Rudi Garcia.
Di sektor sayap, Belgia kemungkinan mengandalkan dua pemain Liga Inggris, Leandro Trossard dan Jeremy Doku. Keduanya akan menopang Romelu Lukaku yang menjadi ujung tombak utama Setan Merah.
Sementara itu, Mesir menghadapi sedikit kekhawatiran terkait kondisi pemain bintang mereka, Mohamed Salah. Penyerang Liverpool itu mengalami masalah hamstring menjelang berakhirnya musim 2025-2026.
Meski bisa tampil melawan Belgia, laporan terbaru menyebutkan kondisi fisik Salah belum sepenuhnya pulih. Mesir pun akan berharap pemain lain seperti Trezeguet, Omar Marmoush, dan Ahmed Sayed "Zizo" untuk memberikan dukungan lebih besar di lini depan.
Di lini belakang, pelatih Hossam Hassan diperkirakan menurunkan pasangan Yasser Ibrahim dan Ramy Rabia di depan kiper senior Mohamed El Shenawy. Adapun di sektor tengah, Mohanad Lashin bakal tampil bersama tim nasional Mesir. Ia kemungkinan akan berduet dengan Hamdy Fathy dalam formasi dua gelandang bertahan.
Head-to-Head
- Mesir dan Belgia telah bertemu empat kali. Seperti dikutip dari Sportskeeda, The Pharaohs memiliki catatan yang lebih baik dengan meraih tiga kemenangan, sedangkan Belgia hanya sekali mengalahkan wakil Afrika tersebut.
- Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung pada November 2022. Saat itu, Mesir menang 2-1 melalui gol Mostafa Mohamed dan Mahmoud Hassan "Trezeguet". Belgia hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Lois Openda.
- Meski rekor pertemuan berpihak kepada Mesir, Belgia lebih berpengalaman dalam ajang Piala Dunia. Tim berjuluk Setan Merah itu telah 15 kali lolos ke putaran final, termasuk meraih posisi ketiga pada edisi 2018 di Rusia.
- Sebaliknya, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempat Mesir di putaran final. Sebelum ini, mereka tampil pada 1934, 1990, dan 2018. Prestasi terbaik Mesir masih sebatas tampil di fase grup, sehingga turnamen kali ini menjadi kesempatan untuk mencatat sejarah baru.
Perkiraan Susunan Pemain
Belgia: Thibaut Courtois; Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Arthur Theate, Maxim De Cuyper; Amadou Onana, Youri Tielemans; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Romelu Lukaku
Mesir: Mohamed El Shenawy; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Ahmed Fatouh; Mohanad Lashin, Hamdy Fathy; Mohamed Salah, Trezeguet, Zizo; Omar Marmoush
Prediksi
Di atas kertas, Belgia lebih diunggulkan dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 karena memiliki skuad yang lebih berkualitas dan berpengalaman di level tertinggi. Namun, Setan Merah memiliki catatan kerap gagal memenuhi ekspektasi dalam turnamen besar.
Mesir tetap berpeluang memberi kejutan, terutama jika Mohamed Salah dapat tampil dalam kondisi terbaik. Dengan rekor pertemuan yang cukup baik melawan Belgia, Mesir diperkirakan mampu memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.















































