Mengapa Pengurus Gembira Loka Tertarik Kelola Bandung Zoo

23 hours ago 5

PENGURUS Gembira Loka Zoo Yogyakarta tertarik untuk mengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Kurator Gembira Loka Leonardo Niko Tirtuno mengatakan daya tarik Kebun Binatang Bandung terkait dengan lokasinya yang strategis. “Ini memang menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk berwisata sambil beredukasi,” katanya saat ditemui Tempo di Bandung, Senin, 13 April 2026.

Mewakili PT Buana Alam Tirta yang mengelola Gembira Loka Zoo, Niko bersama tim berangkat dari Yogyakarta menghadiri undangan pertemuan dari Pemerintah Kota Bandung dengan para calon pengelola Kebun Binatang Bandung yang disebut sounding market pada Senin, 13 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain pengurus Gembira Loka, pengelola lembaga konservasi lain yang datang, antara lain pengurus Taman Safari Indonesia, Semarang Zoo, Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, dan Pejaten Shelter. Pemerintah Kota Bandung menargetkan pada 5 Mei 2026 telah terpilih pengelola Kebun Binatang Bandung dari hasil lelang yang proses dan tahapannya akan segera diumumkan pada bulan ini. 

Niko mengatakan kebun binatang dengan lokasi di tengah kota seperti di Bandung tergolong jarang. Selain itu, minatnya juga karena punya riwayat hubungan yang baik dengan pengelola Kebun Binatang Bandung di masa lalu. Kedatangannya ke Bandung untuk menjajaki kemungkinan pengelolaan dengan paradigma baru.

“Kalau dulu peran kebun binatang sebagai lembaga konservasi, edukasi, dan riset, tapi sekarang juga memberikan ekonomi, serta konservasi in situ dan ex situ (di dalam dan luar habitat),” ujarnya.

Adapun izin pengelolaan perusahaan di Gembira Loka sendiri, menurutnya, hingga 2029 atau selama 20 tahun sejak 2009. Namun, sejauh ini belum ada pembicaraan soal kelanjutan izin pengelolaan. “Masa habis itu bukan menjadi titik awal kami berangkat ke Bandung, ini passion project kami dari pekerja profesional yang sudah berkecimpung di dunia konservasi sejak lama,” kata dia. 

Dibandingkan dengan Kebun Binatang Bandung, jumlah satwa di Gembira Loka lebih banyak. Satwa-satwa tersebut diurus oleh sekitar 200 karyawan. Area Gembira Loka pun lebih luas, mencapai sekitar 20 hektare dengan 6 hektare di antaranya dialokasikan sebagai hutan raya dan paru-paru kota. Niko  mengatakan saat ini Gembira Loka memiliki nilai akreditasi kebun binatang tertinggi di Indonesia dengan nilai 84 atau kategori A. 

Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan proses lelang pengelola Kebun Binatang Bandung. Skema kerja sama yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada konservasi satwa, tetapi juga mencakup pengelolaan kawasan ruang terbuka hijau yang terintegrasi, serta pembangunan dan pengelolaan fasilitas edukasi dan sarana rekreasi bagi masyarakat.

Terhitung sejak 5 April 2026 Kebun Binatang Bandung ditutup Pemerintah Kota Bandung setelah Kementerian Kehutanan mencabut izin pengelolaan yang dikantongi Yayasan Margasatwa Tamansari pada 3 April. 

Read Entire Article
Parenting |