Partai Demokrat AS Ajukan RUU Evaluasi Soal Trump

9 hours ago 8

SEJUMLAH anggota Partai Demokrat di Kongres Amerika Serikat mengajukan rancangan undang-undang untuk membentuk komisi yang menilai kelayakan Presiden Donald Trump tetap menjabat. Usulan ini diperkenalkan pada Selasa, 14 April 2026, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kondisi kepemimpinan Trump.

Menurut laporan USA Today, rancangan tersebut dipimpin anggota senior Komite Kehakiman DPR dari Demokrat, Jamie Raskin, dengan dukungan sekitar 50 anggota Demokrat lainnya. Sementara itu, dilansir Axios, RUU ini bertujuan membentuk komisi untuk mengevaluasi apakah Amandemen ke-25 perlu diterapkan untuk mencopot Trump dari jabatannya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kekhawatiran Keamanan Nasional

Dorongan ini muncul setelah pernyataan Trump di media sosial yang mengancam eskalasi konflik dengan Iran. Menurut para pendukung, situasi tersebut menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional.

Dalam pernyataan resminya, Raskin mengatakan kita berada di ambang yang berbahaya. "Kini menjadi persoalan keamanan nasional bagi Kongres untuk menjalankan tanggung jawabnya berdasarkan Amandemen ke-25 untuk melindungi rakyat Amerika dari situasi yang semakin tidak stabil dan mudah berubah,”kata Raskin.

Lebih dari 85 anggota Demokrat di DPR dan Senat sebelumnya juga menyerukan agar Trump dimakzulkan atau dicopot melalui Amandemen ke-25. Seruan itu muncul setelah Trump menulis bahwa akan menghabiskan peradaban Iran dalam unggahannya.

Skema Komisi 17 Anggota

RUU tersebut mengusulkan pembentukan komisi beranggotakan 17 orang sebagaimana diatur dalam Bagian 4 Amandemen ke-25. Komisi ini akan melakukan pemeriksaan medis terhadap presiden untuk menentukan apakah ia secara mental atau fisik tidak mampu menjalankan tugas jabatannya.

Menurut isi RUU, pemimpin mayoritas dan minoritas Senat, serta Ketua DPR dan pemimpin minoritas DPR, masing-masing akan menunjuk dua anggota. Selain itu, Demokrat dan Republik masing-masing menunjuk empat mantan pejabat tinggi cabang eksekutif, termasuk mantan wakil presiden, menteri luar negeri, menteri pertahanan, menteri keuangan, jaksa agung, dan ahli bedah umum. Keenam belas anggota tersebut kemudian memilih satu ketua tambahan, baik dari kalangan pejabat senior maupun dokter.

Hasil penilaian komisi hanya dapat berlaku jika disetujui Wakil Presiden JD Vance. Dalam skema Amandemen ke-25, wakil presiden akan mengambil alih kewenangan jika presiden dinyatakan tidak mampu menjalankan tugasnya.

Tanggapan Gedung Putih

Pemerintah menolak keras usulan tersebut. “Jamie Raskin yang dinilai tidak serius adalah gambaran orang bodoh tentang orang pintar,” kata juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle.

Ia menambahkan bahwa Trump masih memiliki banyak energi menjalankan tugasmnya. "Ketajaman Presiden Trump, energi yang tak tertandingi, dan aksesibilitas historisnya sangat kontras dengan apa yang kita lihat selama empat tahun terakhir ketika Demokrat seperti Raskin sengaja menutupi penurunan serius kondisi mental dan fisik Joe Biden dari rakyat Amerika,” kata Ingle. 

Read Entire Article
Parenting |