Petugas Lapas Gagalkan 4 Penyelundupan Narkoba dalam Sehari

4 hours ago 9

PETUGAS Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Narkotika Jakarta dan Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Pusat atau Rutan Salemba menggagalkan empat upaya penyelundupan narkoba dalam sehari pada Senin, 15 Juni 2026. Para pelaku menyembunyikan barang yang diduga narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba itu di organ intim, botol obat batuk, dan kunciran rambut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DKI Jakarta Wachid Wibowo mengatakan empat upaya penyelundupan itu terungkap dalam waktu yang hampir bersamaan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Keberhasilan menggagalkan empat upaya penyelundupan narkoba dalam waktu yang hampir bersamaan merupakan bukti bahwa sistem pengamanan, deteksi dini, dan pengawasan di seluruh UPT Pemasyarakatan DKI Jakarta berjalan dengan baik,” kata Wachid dalam keterangan tertulis pada Selasa, 16 Juni 2026.

Di Lapas Narkotika Jakarta, petugas menemukan dua paket berisi barang yang diduga narkoba seberat 8,72 gram dari seorang pengunjung saat pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama. Tak lama berselang, petugas kembali menemukan dua paket lain dengan berat total 20,30 gram.

Kedua pelaku diduga menggunakan modus yang sama. Mereka menyembunyikan paket diduga narkoba di organ intim untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

Pada hari yang sama, petugas Rutan Salemba menggagalkan dua upaya penyelundupan lainnya. Seorang pengunjung perempuan berinisial NA, 22 tahun, diduga mencoba membawa cairan Etomidate yang disamarkan dalam botol obat batuk. 

Petugas mencurigai botol tersebut setelah menemukan isi yang tidak sesuai dan mengeluarkan aroma tidak wajar. Pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa cairan tersebut merupakan Etomidate.

Dalam pengungkapan terpisah, petugas perempuan menemukan paket yang diduga sabu seberat sekitar 40,1 gram di dalam kunciran rambut seorang pengunjung berinisial MU, 39 tahun. Petugas menyerahkan para pelaku beserta barang bukti kepada kepolisian untuk proses hukum dan pengembangan kasus.

Read Entire Article
Parenting |