PRESIDEN Prabowo Subianto bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dari kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 19 Juni 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden mengikuti kebijakan WFH setiap Jumat yang saat ini berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN).
Kebijakan WFH untuk ASN diterapkan sejak April tahun ini sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) dari pemerintah. "Kebetulan ini kan hari Jumat dan sampai hari ini kan kebijakan tentang WFH belum dicabut, jadi Bapak Presiden berkegiatan di rumah," kata Prasetyo.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia berseloroh bahwa huruf "H" dalam work from home dapat diganti menjadi Hambalang. "WFH, H-nya bisa diganti Hambalang," tutur politikus Partai Gerindra ini.
Menurut Prasetyo, Prabowo telah menerima sejumlah tamu di rumahnya sejak Jumat pagi ini. Kemudian pada sore harinya Presiden menyambut Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, dan pelatih tim nasional sepak bola pria, John Herdman.
Pemerintah sebelumnya menerapkan WFH satu kali sepekan bagi ASN mulai 1 April 2026. Kebijakan WFH setiap Jumat merupakan langkah penghematan bahan bakar minyak di tengah gejolak harga minyak global akibat peperangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di Timur Tengah.
Jumat ditetapkan sebagai waktu WFH karena kegiatan kerja pada hari itu tidak sepadat hari lainnya. Namun, tetap ada sektor-sektor yang dikecualikan dari kebijakan WFH untuk ASN tersebut. Para pekerja sektor layanan publik, seperti kesehatan, keamanan, hingga kebersihan tetap bekerja dari kantor.
Kebijakan WFH juga tidak berlaku untuk sektor strategis lainnya seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan minuman, perdagangan, transportasi, serta logistik dan keuangan.
Pada Mei 2026, pemerintah mengumumkan perpanjangan kebijakan WFH tersebut. Para ASN akan tetap menerapkan WFH setiap Jumat hingga setidaknya Juli 2026.
Ketika itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan langkah perpanjangan diambil karena konflik di Timur Tengah belum berakhir. "Dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan," kata dia seusai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Pilihan Editor: Benarkah Pemerintahan Prabowo Menuju 'Government Shutdown'
















































