Pramono Siapkan 8 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat Jakarta

6 hours ago 9

PEMERINTAH Provinsi Jakarta menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat berasrama. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov Jakarta mendukung pengembangan sekolah rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sebagai bentuk dukungan itu, Pramono menyatakan Pemprov Jakarta siap mengkaji penyediaan lahan yang bisa menampung sekitar 1.000 siswa di Jakarta. Rencana ini diutarakan Pramono ketika menghadiri gelar griya Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada Jumat, 3 Juli 2026.

"Jika memungkinkan, kami akan menyiapkan lahan sekitar 5-8 hektare untuk mendukung pembangunan sekolah rakyat berasrama bagi sekitar 1.000 siswa di Jakarta,” ujar Pramono dikutip dari keterangan tertulis.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengatakan, sekolah rakyat menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengubah masa depan mereka. Ia mengaku memahami pentingnya bantuan pendidikan.

"Saya merasakan sendiri bagaimana pentingnya bantuan pendidikan. Kalau dulu saya tidak mendapatkan beasiswa, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah,” ujar Pramono. “Karena itu, saya percaya Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang bagi anak-anak Indonesia.”

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan sekolah rakyat. Saifullah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Pramono Anung atas kolaborasinya agar pelaksanaan program sekolah rakyat berjalan dengan baik.

"Kami juga menyambut baik kesiapan Pemprov DKI untuk mendukung tambahan sekolah rintisan yang dapat menampung sekitar 1.000 siswa di Jakarta," kata Saifullah.

Ia berujar, pada tahap awal sekolah rakyat di Jakarta memanfaatkan aset pemerintah yang telah dinyatakan layak oleh Kementerian Pekerjaan Umum sebagai lokasi sekolah rintisan. Adapun saat ini, sekitar 10 lokasi telah disiapkan. Delapan di antaranya sedang direnovasi, termasuk gedung milik Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Pejompongan, dan sekolah yang berlokasi di Marunda serta Curug.

Saifullah menyatakan kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Read Entire Article
Parenting |