PSI Heran Rencana Jokowi Blusukan Dipersoalkan

6 hours ago 14

KETUA Harian Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali mengaku heran mengapa agenda blusukam mantan Presiden Joko Widodo berkunjung ke daerah-daerah dipersoalkan.

“Baru kali ini juga ada mantan presiden yang mau ingin berkeliling menemui masyarakat kemudian dipermasalahkan satu republik,?” kata Ali saat dihubungi pada Ahad, 21 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ali mengklaim, tidak ada yang salah dari keinginan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu untuk berinteraksi dengan masyarakat dari lintas daerah.

“Apakah tidak pantas kalau setelah dia purna tugas lalu berkeliling ke seluruh provinsi untuk berterima kasih kepada masyarakat yang memilih dia,?” kata mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini.

Rencananya, Jokowi akan mengunjungi sejumlah daerah pada Juni 2026. Daerah yang disambangi antara lain Nusa Tenggara Timur, Lampung, hingga Jawa Barat. Ali menganggap rencana Jokowi sebagai bentuk sikap mantan pejabat yang seharusnya bisa menjadi teladan tokoh lain.

“Harusnya diteladani presiden-presiden pendahulu lain. Selayaknya politik bukan hanya semata-mata kepentingan tapi nilai,” ucap dia.

Jokowi menyatakan siap kembali berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih. Agenda tersebut, menurut dia, bukanlah perjalanan khusus yang sudah dirancang sejak awal, melainkan memenuhi undangan dari masyarakat di berbagai wilayah. 

“Ya ini, kan, saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir, dari masyarakat,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin 25 Mei 2026, usai kembali dari Jakarta. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat mempertanyakan motif Jokowi hendak blusukan ke daerah-daerah. Djarot menduga rencana itu berkaitan dengan pelurusan isu ijazah palsu yang berlarut-larut di masyarakat.

“Barangkali untuk menetralisasi itu bahwa beliau akan menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang terjadi, misalnya, gitu ya. Jadi monggo," kata Djarot ditemui di sela-sela kegiatan bimbingan teknis PDIP untuk anggota DPRD, Jakarta Utara, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Djarot berpendapat, pelesiran Jokowi ke Jawa Barat, Nusa Tengga Timur, hingga Lampung, tidak menjadi masalah bagi PDIP. Dia justru meyakini PDIP akan makin solid membangun konsolidasi partai di saat Jokowi blusukan bersama Partai Solidaritas Indonesia.

Read Entire Article
Parenting |