Tuntutan Aliansi Perempuan: Turunkan Harga Sembako-Setop MBG

2 hours ago 6

SEJUMLAH kelompok perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, dengan membawa tiga tuntutan utama kepada pemerintah, yakni menurunkan harga kebutuhan pokok, menciptakan lapangan kerja, dan menghentikan proyek makan bergizi gratis (MBG).

Perwakilan massa aksi, Afifah, mengatakan perempuan menjadi kelompok yang paling merasakan dampak tekanan ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan hidup dan terbatasnya lapangan pekerjaan. "Teman-teman kami perempuan muda tidak bisa mendapatkan kerja bahkan dia adalah lulusan S1, mereka dibiarkan menganggur," kata Afifah dalam orasinya di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia menilai janji penciptaan lapangan kerja yang pernah disampaikan pemerintah belum terealisasi. Menurut dia, kondisi yang terjadi justru diwarnai pemutusan hubungan kerja di berbagai sektor.

Karena itu, massa aksi mendesak pemerintah segera memperluas kesempatan kerja yang layak, khususnya bagi perempuan dan generasi muda.

Selain isu ekonomi, demonstran menyoroti pelaksanaan program makan bergizi gratis atau MBG. Afifah menilai program tersebut tidak menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. "MBG adalah proyek politik, bukan proyek untuk memberikan makanan bergizi," ujarnya.

Menurut Afifah, pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional tidak akan menyelesaikan berbagai persoalan dalam pelaksanaan program tersebut. Massa aksi karena itu mendesak pemerintah menghentikan program MBG.

Dalam wawancara dengan awak media, Afifah menyebut tiga tuntutan yang dibawa demonstran merupakan respons terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin membebani masyarakat.

"Pertama adalah turunkan harga, kedua adalah ciptakan lapangan kerja, ketiga adalah hentikan MBG," kata dia.

Aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan antara massa dan aparat kepolisian. Afifah mengatakan demonstran berupaya menuju kawasan Bundaran HI yang sebelumnya kerap menjadi titik pembatasan aksi.

Menurut dia, massa akhirnya berhasil mencapai lokasi setelah beberapa kali menghadapi penghadangan aparat di sejumlah ruas jalan. "Kami sepakat tidak mengikuti instruksi polisi dan tetap secara massa maju bersamaan," ujarnya.

Meski demikian, demonstran menyatakan akan melanjutkan aksi menuju kawasan Monumen Nasional dan Istana Negara untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada pemerintah.

Afifah mengatakan demonstrasi dilakukan sebagai bentuk desakan agar pemerintah lebih serius menangani persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja yang dirasakan masyarakat. "Kita akan tetap aksi sampai ke Monas, sampai ke Istana, karena kita tahu pertanggungjawaban utama ada di negara, ada di Istana," kata dia.

Read Entire Article
Parenting |