5 Statistik di Balik Keberhasilan Arsenal Juara Liga Inggris

2 hours ago 7

GELAR juara Liga Inggris musim 2025-2026 dipastikan menjadi milik Arsenal setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu dinihari, 20 Mei 2026. Hasil tersebut membuat perolehan poin Arsenal tidak lagi dapat dikejar Manchester City meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan. Arsenal kini mengoleksi 82 poin dari 37 laga, sedangkan City tertahan di angka 78 poin.

Bagi Arsenal, gelar ini mengakhiri penantian selama 22 tahun sejak terakhir kali menjadi juara Liga Inggris pada musim 2003-2004. Saat itu, tim asuhan Arsene Wenger mencatat musim tanpa kekalahan dan dikenal dengan julukan The Invincibles.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Keberhasilan musim ini juga menjadi buah proses panjang di bawah pelatih Mikel Arteta. Setelah hanya finis di peringkat kedelapan pada dua musim awal kepelatihannya, Arsenal perlahan berkembang hingga tiga kali menjadi runner-up sebelum akhirnya meraih gelar musim ini.

Diringkas dari Opta dan Skor.id, berikut sejumlah statistik penting di balik keberhasilan Arsenal menjuarai Liga Inggris musim 2025-2026.

1. Rekor Gol dari Sepak Pojok

Bola mati menjadi salah satu kekuatan utama Arsenal musim ini. Tim asuhan Arteta mencetak 18 gol dari situasi sepak pojok, jumlah terbanyak dalam sejarah Premier League. Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dibuat Oldham Athletic dengan 16 gol pada musim 1992-1993.

2. Catatan Clean Sheet David Raya

Kiper David Raya mencatat 19 clean sheet hingga pekan ke-37 Liga Inggris musim ini. Jumlah itu menyamai rekor legenda Arsenal, David Seaman, pada musim 1993-1994 dan 1998-1999. Dengan satu laga tersisa, Raya masih berpeluang mencetak rekor baru.

3. Kokohnya Duet Saliba dan Gabriel

Duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes menjadi fondasi penting pertahanan Arsenal.
Keduanya tampil sebagai starter dalam 26 pertandingan Liga Inggris musim ini dan membantu Arsenal meraih 17 kemenangan. Catatan itu menyamai duet Ibrahima Konate dan Virgil van Dijk di Liverpool.

4. Dominan atas Tim Papan Bawah

Arsenal tampil konsisten saat menghadapi tim papan bawah. Mereka meraih 53 poin dari pertandingan melawan tim yang berada di paruh bawah klasemen. Dari 19 laga menghadapi tim-tim tersebut, Arsenal memenangi 17 pertandingan.

5. Lama Menguasai Puncak Klasemen

Arsenal diperkirakan mengakhiri musim dengan menghabiskan 238 hari di puncak klasemen Liga Inggris. Jumlah itu jauh di atas Liverpool yang hanya 34 hari dan Manchester City dengan sembilan hari. Pada musim 2022-2023, Arsenal sempat memimpin klasemen selama 232 hari, tetapi gagal menjadi juara setelah disalip Manchester City.

Sejak awal musim 2022-2023, Arsenal tercatat menghabiskan total 562 hari di puncak klasemen Liga Inggris sebelum akhirnya memastikan gelar juara musim ini.

Musim Arsenal belum selesai. Selain menjuarai Liga Inggris, mereka juga masih berpeluang meraih trofi Liga Champions saat menghadapi Paris Saint-Germain di final pada 30 Mei 2026.

Read Entire Article
Parenting |