Aksi Joey Alexander di Prambanan Jazz Festival 2026

1 week ago 14

PIANIS jazz asal Indonesia, Joey Alexander, tampil sebagai headliner Prambanan Jazz Festival 2026 di kompleks Candi Prambanan, Sabtu, 4 Juli 2026. Bermain selama satu jam, musikus pertama asal Indonesia yang masuk nominasi Grammy Awards itu tampil bersama tiga personel tambahan untuk mengisi flute, bass, dan drum.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pianis bernama asli Josiah Alexander Sila itu membuka aksi panggungnya dengan lagu “Deep Cost”. Jemarinya menari-nari di antara tuts piano yang terlihat jelas memalui cuplikan LED panggung. “Halo Yogja, apa kabar? Senang bisa berada di Prambanan Jazz Festival. Malam ini saya akan menemani kalian dan memainkan banyak komposisi original,” kata dia menyapa penonton di area Rukun Stage.

Selanjutnya pianis berusia 23 tahun itu membawakan komposisinya berjudul “Bali” dan “Warna”. “Yang tadi judulnya gampang diingat ya, berbahasa Indonesia,” ujarnya sembari tertawa. 

Selama aksi panggungnya, Joey jarang berinteraksi dengan penonton. Ia tampak berupaya berinteraksi dengan bahasa Indonesia yang kaku. Namun permainannya bersama rekan band mampu membius mata dan telinga ribuan penonton.

Pianis jazz Indonesia Joey Alexander tampil di Prambanan Jazz 2026, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 4 Juli 2026. Dalam penampilannya Joey ditemani musisi Natasya Elvira dan Gitaris Dewa Budjana membawakan sejumlah lagu diantaranya Bali, Warna, Rayuan Pulau Kelapa. Tempo/Martin Yogi Pardamean

Aksi panggungnya tak berhenti di situ, sebab untuk mengendurkan tegangan musik jazz, ia mengundang Natasya Elvira dan Dewa Budjana ke atas panggung. “Saya sangat bersemangat memanggil tamu spesial, yakni gitaris legendaris Indonesia, Mas Dewa Budjana. Ada juga tamu spesial Natasya Evira,” ujarnya.

Dewa Budjana tampil sederhana di atas panggung dengan gitarnya yang tanpa head, sementara Natasya Elvira mengenakan kebaya putih nan anggun. Kemudian intro lagu “Lilin-lilin Kecil” milik Chrisye pun dimainkan Joey sementara Dewa Budjana mengiringi lewat gitarnya. 

Saat suara merdu Natasya Elvira berkumandang, penonton turut menyanyikan lagu itu. Kemudian masih berduet dengan Dewa Budjana dan Natasya Elvira, kali ini Joey memainkan notasi “Rayuan Pulau Kelapa”. Namun di tengah lagu, suara tinggi dan teknik vokal Natasya Elvira mampu membuat penonton bersorak kegirangan sebelum ia meninggalkan panggung.

“Kami ada satu lagu lagi dengan Mas Dewa Budjana, saya akan memanggil pemain and saya lagi. Lagu yang akan kamibawakan ini komposisi asli dari saya judulnya 'Remembering',” kata Joey.

Setelah lagu selesai dimainkan, Joey kembali mengucapkan terima kasih kepada penonton diikuti langkah meninggalkan panggung dengan tepuk tangan. “Terima kasih telah mengapresiasi musik Indonesia, termasuk musik jazz. Sampai bertemu kembali,” tuturnya.

Read Entire Article
Parenting |