Alasan Desitnasi Hidden Gems Makin Diminati Wisatawan

5 hours ago 6

TREN perjalanan wisatawan di Indonesia mengalami pergeseran yang signifikan. Berdasarkan laporan terbaru Airbnb bertajuk Beyond the Beaten Track: Unlocking Tourism Growth Across Asia Pacific, para pelancong kini lebih memilih menjelajahi destinasi di luar kota-kota besar demi menemukan keindahan alam, pengalaman autentik, serta koneksi budaya dengan masyarakat lokal. Fenomena ini membuat destinasi hidden gems kian diminati, yang tercermin dari data bahwa 92 persen wisatawan Indonesia telah mengunjungi wilayah di luar kota besar dalam setahun terakhir.

Pergeseran preferensi ini membawa angin segar bagi pemerataan pariwisata di Indonesia. Salah satu wilayah yang mencatat lonjakan paling tajam adalah Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang mengalami kenaikan periode menginap hingga 68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini sekaligus menempatkan Lombok sebagai salah satu destinasi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Pasifik.

Tidak hanya Lombok, tren ini juga merambah hingga ke wilayah timur Indonesia. Kabupaten Nabire di Papua berhasil menyambut tamu dan menerima pemesanan Airbnb pertama pada tahun 2025. Sebuah pencapaian yang menandakan bangkitnya potensi wisata baru di daerah yang sebelumnya jarang terjamah.

Menurut Amanpreet Bajaj, Country Head Airbnb untuk Asia Tenggara & India, pergeseran perilaku berwisata ini dinilai mendorong distribusi ekonomi yang lebih adil. Dengan berkembangnya tren ini, perluasan akses ke destinasi non-perkotaan diharapkan dapat membangun ekosistem pariwisata Nusantara yang jauh lebih tangguh, inklusif, dan mampu menjaga kelestarian warisan budaya lokal secara jangka panjang.

"Peningkatan permintaan ini membantu mendorong penyebaran manfaat pariwisata secara lebih merata ke berbagai masyarakat, sekaligus mendukung upaya Indonesia dalam mengembangkan pariwisata yang bertanggung jawab" ujar Bajaj, dalam siaran pers yang diterima Tempo pada hari Senin, 8 Juni 2026

Daya Tarik Global dan Dampak Ekonomi bagi Komunitas Lokal

Lonjakan popularitas destinasi di luar kota besar ini tidak hanya digerakkan oleh pelancong domestik, melainkan didominasi oleh pasar internasional. Data internal Airbnb mengungkapkan bahwa sebanyak 90 persen tamu yang melakukan check-in di akomodasi luar kota besar Indonesia merupakan wisatawan mancanegara. Para turis asing ini terpikat oleh lanskap alam yang memukau serta suasana berlibur yang lebih tenang dan santai.

Disisi lain, kesadaran untuk melakukan perjalanan yang lebih bermakna juga semakin menguat. Berdasarkan survei Airbnb, 95 persen wisatawan Indonesia kini menganggap penting untuk mendatangi destinasi yang mendukung kesejahteraan masyarakat lokal. Selain itu, 100 persen responden mengakui bahwa rekomendasi dari tuan rumah sangat mempengaruhi keputusan pengeluaran mereka selama berwisata. Dampak positifnya, perputaran uang dari wisatawan kini mengalir langsung ke pelaku ekonomi akar rumput, mulai dari kafe, restoran setempat, hingga pasar tradisional.

Kesenjangan Infrastruktur

Meskipun minat terhadap destinasi alternatif terus melonjak tinggi, keterbatasan infrastruktur kerap menjadi tantangan utama bagi daerah terpencil untuk berkembang. Kehadiran platform akomodasi dinilai mampu menjembatani kesenjangan tersebut dengan memperluas akses penginapan yang inklusif. Saat ini, hampir satu dari lima penginapan Airbnb di Indonesia sudah berlokasi di luar kota besar. Bahkan, satu dari empat wisatawan di Asia Pasifik menyatakan tidak akan mengunjungi destinasi hidden gems jika platform akomodasi alternatif seperti ini tidak tersedia..

Laode Muhamad Ashegaf berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Mengapa Wisatawan Mengunjungi Destinasi Sama Berulang Kali

Read Entire Article
Parenting |