Pernah Alami Panic Attack, Meghan Trainor Imbau Pentingnya Kesehatan Mental bagi Perempuan

19 hours ago 1

CANTIKA.COM, Jakarta - Penyanyi Meghan Trainor berbagi cerita perjalanannya dalam hal kesehatan mental, terutama mengatasi gangguan panik. Dalam mengatasi hal tersebut, pelantun lagu "Made You Look" itu berbagi pesan terutama pada para perempuan untuk mulai lebih menghargai diri sendiri.

"Bernapaslah, ambil napas dalam-dalam. Bersikaplah lembut pada diri sendiri, bersikaplah lebih baik pada diri sendiri, atau cobalah... jika Anda belum melakukannya, mulailah, mulailah melakukan itu karena Anda harus mengubah pola pikir Anda," kata Trainor, dikutip dalam siaran People, pada Senin, 31 Maret 2025.

Trainor juga menceritakan bagaimana pengalamannya dengan terapi telah mengubah hidupnya termasuk dalam mengatasi hal kesehatan mental. "Saya telah menata ulang otak saya selama beberapa waktu melalui terapi dan saya semakin membaik, tapi ini adalah hal yang sedang saya kerjakan setiap hari," ujarnya.

"Ini seperti membersihkan rumah. Akan berantakan lagi dan kemudian Anda harus membersihkannya lagi. Dan seperti berlatih di gym, Anda harus kembali atau Anda akan kehilangan semuanya," tambahnya.

Trainor juga mengatakan bahwa ketika mengalami hari yang buruk bagi kesehatan mentalnya, ia mendengarkan album 2022 Slut Pop dari Kim Petras. "Hanya itu yang bisa saya lakukan. Saya seperti, 'Ini dia. Ini akan membuat saya terus melaju,'" kata Trainor.

Tainor telah terbuka tentang perjuangannya melawan panic attack, yang telah dia tangani selama bertahun-tahun dengan antidepresan dan terapi. Selain itu, ia juga mengelola kesehatan mentalnya melalui olahraga dan menjaga tidur tetap cukup. Tak hanya itu, Daryl Sabara sang suami juga merupakan sumber penghiburan di masa-masa sulit dalam menangani kesehatan mentalnya. "Kami berkomunikasi dengan sangat baik. Dia adalah terapisku, sahabatku, dan segalanya bagiku," ujar Trainor.

Selain panic attack, penyanyi yang dikenal lewat lagu hits All About That Bass ini juga kembali menjadi sorotan lantaran perubahan drastis pada tubuhnya. Setelah lama dikenal sebagai ikon body positivity dengan bentuk tubuh yang lebih berisi, Meghan kini tampil jauh lebih langsing. Perubahan ini mengundang beragam reaksi dari publik, terutama mereka yang mengaguminya sebagai sosok yang berani menentang standar kecantikan konvensional.

Alih-alih mendapat pujian, transformasi Meghan justru menimbulkan perdebatan. Banyak yang merasa kecewa, menganggapnya telah “menyerah” pada tekanan standar kecantikan dan kehilangan esensi pesan body positivity yang selama ini ia gaungkan. Sebagian orang bahkan berpendapat bahwa perubahan ini seolah mengisyaratkan bahwa tubuh berisi bukan sesuatu yang sepenuhnya bisa diterima, melainkan sesuatu yang harus "diperbaiki."

Pilihan Editor: Ini Alasan Meghan Trainor akan Jalani Operasi Pembesaran Payudara

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Read Entire Article
Parenting |