Prabowo Dijadwalkan ke Lampung Hari ini

3 hours ago 9

PRESIDEN Prabowo Subianto diagendakan berkunjung ke Provinsi Lampung pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026. Prabowo berencana meninjau pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Krui, Kabupaten Pesisir Barat.

Acara itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin setelah bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 9 Juni 2026. Prabowo, kata Budi, mengajak dirinya ikut ke Lampung. "Untuk peresmian rumah sakit," tutur Budi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain meninjau RSUD di Krui, Prabowo diundang menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2026. Agenda ini tercantum dalam situs resmi Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan Selasa malam, Budi melaporkan perkembangan tiga program prioritas atau quick win Prabowo di bidang kesehatan. Ketiga program tersebut dalah cek kesehatan gratis (CKG), penanganan tuberkulosis (TB), dan percepatan pembangunan 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Lewat keterangan tertulis sehari setelahnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Budi melaporkan kepada Presiden Prabowo terkait perkembangan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win. "Serta program unggulan lainnya di bidang kesehatan yang sudah dapat diakses oleh masyarakat," kata Teddy, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Teddy, program quick win yang pertama dilaporkan Budi adalah CKG. Program ini telah dilaksanakan kepada lebih dari 70 juta penduduk di tahun 2025. Sementara tahun ini, CKG telah menjangkau lebih dari 42,3 juta peserta di 38 provinsi.

Laporan kedua, Teddy berujar, adalah soal penanggulangan tuberkulosis (TBC). Teddy menyampaikan, estimasi kasus tuberkulosis di Indonesia pada 2026 turun dari 1,09 juta menjadi 1,08 juta. "Seiring dengan semakin agresifnya pendeteksian kasus di masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Budi Gunadi menjelaskan capaian quick win program peningkatan kualitas layanan di 66 RSUD di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan. RSUD ini naik kelas dari Kelas D ke Kelas C dengan layanan yang lebih lengkap. 

Teddy menyebutkan, pada 2025, 20 dari 22 RSUD sudah selesai dibangun, 10 di antaranya telah operasional. Sementara pada 2026, 4 dari 20 RSUD sudah mulai dibangun. "Di tahun 2027, masih ada 24 RSUD dalam perencanaan,” kata Teddy.

Menkes Budi, kata dia, juga melaporkan program unggulan lainnya yang mencakup pendistribusian 905 alat kesehatan utama ke 258 Kabupaten/Kota. “Alat utama tersebut terdiri dari Cathlab, CT Scan, Mamografi, MRI dan Linac,” ujar Teddy.

Read Entire Article
Parenting |