Prabowo Salami Keluarga Prajurit TNI yang Gugur di Libanon

9 hours ago 12

PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan keluarga tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur di Libanon. Para prajurit tersebut tewas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Libanon atau United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL).

Prabowo bertemu dengan keluarga para prajurit di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Para prajurit yang gugur di Libanon adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Prabowo tampak menghampiri mereka saat terduduk dekat peti jenazah yang baru saja tiba ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Libanon. Ketua Umum Partai Gerindra itu sempat berbincang sejenak saat menghampiri keluarga para prajurit.

Prabowo juga sempat mencium kepala bayi anak salah satu prajurit yang gugur dalam misi perdamaian di Libanon. Momen itu terjadi saat Presiden menghampiri keluarga almarhum Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan.

Keluarga terlihat terisak di hadapan Prabowo. Salah satu keluarga prajurit TNI yang gugur menyampaikan keluh kesahnya ke presiden. "Suami kami sedang salat, Pak," kata salah satu keluarga kepada Prabowo, seperti dilihat dari siaran langsung di Sekretariat Presiden, Sabtu, 4 April 2026.

Setelah itu, Prabowo memberikan sikap hormat di depan masing-masing peti jenazah. Mantan menteri pertahanan ini didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Jenazah tiga prajurit TNI sebelumnya tiba di landasan udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekira pukul 17.55. Sejumlah pasukan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian mengangkut satu per satu peti jenazah ke dalam mobil ambulans.

Mobil ambulans bertuliskan Kementerian Pertahanan itu kemudian membawa tiga peti jenazah tersebut ke ruang VIP di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

UNIFIL sebelumnya telah menggelar upacara penghormatan untuk tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Libanon. Upacara dilakukan pada Kamis, 2 April 2026 waktu setempat. 

"Telah dilaksanakan upacara pelepasan dan penghormatan jenazah ketiga personel penjaga perdamaian Indonesia tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon," tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat, 3 April 2026.

Berbagai peristiwa serangan di Libanon sebelumnya menyebabkan sejumlah prajurit TNI menjadi korban. Sejak akhir Maret 2026, tiga prajurit TNI telah tewas saat bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL. Sementara delapan prajurit lainnya terluka akibat serangan-serangan tersebut.

Saat ini, baik PBB maupun UNIFIL, masih menginvestigasi asal serangan yang menewaskan prajurit Indonesia. Pada beberapa pekan terakhir, Israel diketahui pernah melakukan serangan terhadap pasukan perdamaian di Libanon Selatan.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
Parenting |