INFO BISNIS – Sasar nasabah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta, Bank Jakarta menggelar Bank Jakarta XPORIA 2026. Berbagai produk mulai dari kuliner, fashion, properti dan otomotif disuguhkan pada kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 20 sampai 23 April 2026.
Pembukaan kegiatan Bank Jakarta XPORIA 2026 dihadiri oleh Asistem tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati bersama dengan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo dan Direktur Bisnis dan Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho di Jakarta, pada Senin, 20 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyampaikan apresiasi tinggi atas gelaran XPORIA 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai mitra ternama. Menurutnya, kehadiran para mitra tersebut mencerminkan meningkatnya reputasi, kredibilitas, serta kepercayaan terhadap Bank Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati memberikan sambutan dalam pembukaan XPORIA 2026 di Jakarta, Senin, 20 April 2026. Dok. Bank Jakarta
Suharini berharap Bank Jakarta terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Ia juga mendorong agar bank tersebut mampu memperluas ekspansi bisnis dan memperkuatposisinya di industri keuangan.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo menyampaikan bahwa kegiatan Bank Jakarta Exporia merupakan rangkaian kegiatan HUT Bank Jakarta ke 65 yang diperingati 11 April 2026 kemarin. Ia berharap melalui XPORIA 2026, Bank Jakarta dapat meningkatkan tingkat kepercayaan dan engagement ASN terhadap Bank Jakarta. “Ini merupakan bentuk komitmen Bank Jakarta dalam memfasilitasi ASN melalui berbagai kemudahan layanan” ujar Agus.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo dalam XPORIA 2026 di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 20 April 2026. Dok. Bank Jakarta
Lebih lanjut Agus menyampaikan XPORIA 2026 dirancang sebagai experience space yang menghadirkan beragam pilihan kuliner terbaik hingga produk gaya hidup seperti fashion, emas, otomotif dan properti dalam satu ruang interaktif bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat, tapi juga merasakan langsung berbagai produk unggulan,” ujar Agus.
Sejumlah tenant yang berpartisipasi pada acara Bank Jakarta XPORIA 2026 antara lain; (Food and Beverage) Nerasa, Rejuve, Burger Bangor, Loaf Bun, Hop Hop, AB Kebab Mayestik, Heavinnly Baked Potato, Al Jazeerah, Bakso Afung, Kimukatsu, Es Teh Indonesia & Es Kopi Indonesia, Abuba Steak, Kopi Nako, Tuku, (KPR) Metland, Ciputra, Damai Putra Grup, Sarana Jaya, Dwicitra Land, Vistaland, Delta Group, (Otomotif) Avla, Yamaha, Hyundai, Vinfast, BYD, Toyota, Jaeco, (JakPreneur) Trideli, Kukerku.Jkt. (Travel) Abis Nusa Wisata, Sahid Gema Wisata, IBS Buana Sejahtera, Latif Berkah Wisata, (Fashion) Velrae, Batik Sakera, Gita Ratna, Nikhol Galery, Persija Store, Batik Gobang, Jimshoney, (Beauty and Lifestyle) Wardah, Azzura, COSRX, LVN, Instaperfect, BLP, Galeri 24, (Mitra Blibli) Master Helm, 70Mai, Kintakun, Cypruz, Heaven Lights
Lebih lanjut, Agus menyebut Bank Jakarta XPORIA 2026 menjadi salah satu wujud nyata transformasi Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta berupaya menghubungkan para pelaku usaha dengan nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” jelasnya.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Melalui Jakarta XPORIA 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Arie. (*)
















































