LEWAT AirPods Pro 3, Apple untuk pertama kalinya menghadirkan fitur pemantauan detak jantung atau heart rate pada lini AirPods. Fitur ini dapat digunakan untuk memantau lebih dari 50 jenis olahraga melalui aplikasi Kebugaran atau Fitness di iPhone.
Berdasarkan keterangan Apple, AirPods Pro 3 dibekali sensor fotopletismografi (PPG) khusus yang memancarkan sinar inframerah tak terlihat hingga 256 kali per detik untuk mengukur penyerapan cahaya dalam aliran darah.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sensor tersebut dipadukan dengan akselerometer, giroskop, GPS, serta model akal imitasi atau AI di iPhone untuk menghitung detak jantung, kalori terbakar, hingga progres cincin bergerak (activity ring) di aplikasi Kebugaran.
Apple menyebut desain terbaru AirPods Pro 3 juga dibuat lebih nyaman dan stabil saat digunakan dalam aktivitas seperti berlari, High-Intensity Interval Training (HIIT), hingga yoga.
Fitur ini juga mulai didukung aplikasi kebugaran pihak ketiga. Menurut laporan 9to5Mac pada 14 Mei 2026, pengguna Strava kini dapat mencatat latihan sekaligus memantau detak jantung langsung dari AirPods Pro 3 melalui versi terbaru aplikasi tersebut. Strava menyebut data detak jantung dapat ditampilkan secara real-time selama sesi olahraga berlangsung, baik digunakan secara mandiri maupun bersama Apple Watch.
Tempo sempat menjajal fitur pemantauan detak jantung di AirPods Pro 3 menggunakan aplikasi Strava. Saat digunakan berlari, angka detak jantung terlihat terus berubah mengikuti intensitas aktivitas. Ketika pengguna berhenti bergerak atau beristirahat, angka heart rate juga ikut menurun secara bertahap.
Hasil pembacaan tersebut kemudian dicocokkan dengan smartwatch dan menunjukkan angka yang relatif serupa. Data detak jantung dari AirPods Pro 3 juga otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Apple Health di iPhone. Pengguna dapat melihat detail seperti rentang detak jantung, angka tertinggi, hingga terendah pada menu “Heart Rate”.
Tak hanya di Strava, Tempo juga mencoba fitur pemantauan detak jantung AirPods Pro 3 melalui aplikasi Apple Fitness di iPhone saat berjalan kaki. Setelah mode latihan diaktifkan, aplikasi langsung menampilkan data detak jantung selama aktivitas berlangsung. Angka heart rate terlihat terus berubah mengikuti kondisi tubuh pengguna.
Saat berjalan lebih cepat, detak jantung meningkat, lalu perlahan menurun ketika langkah melambat atau tubuh berada dalam kondisi lebih rileks. Data latihan juga menampilkan durasi olahraga, estimasi kalori aktif dan total kalori terbakar secara langsung di layar iPhone.
Pengulas teknologi olahraga DC Rainmaker juga menilai fitur ini bekerja cukup impresif. Dalam ulasannya, ia menyebut AirPods Pro 3 mampu menghasilkan data detak jantung yang konsisten bahkan dalam latihan berat seperti interval training.
DC Rainmaker membandingkan hasil pembacaan AirPods Pro 3 dengan tujuh perangkat lain, termasuk Apple Watch Ultra, Garmin Fenix 8 Pro, hingga Powerbeats Pro 2. Menurut dia, AirPods Pro 3 justru tampil lebih stabil dibanding sejumlah perangkat lain saat dipakai untuk aktivitas luar ruangan.


















































