Sisca Saras Rilis Single Penuh Makna di Hari Ulang Tahunnya, Simbol Pendewasaan Diri

4 days ago 20

CANTIKA.COMJakarta - Di hari ulang tahunnya, Sisca Saras memilih cara yang tak biasa untuk merayakan pertambahan usia. Bukan pesta meriah, melainkan perilisan single terbaru bertajuk “Katanya Cinta", lagu yang ia sebut sebagai bentuk pendewasaan diri.

Bagi Sisca, karya musik bukan sekadar rilisan, melainkan ruang untuk “menuangkan hati”. Ia mengaku hampir semua lagunya bersifat personal. “It’s like I pour my heart out,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.  Namun, “Katanya Cinta” terasa berbeda karena lagu ini menjadi simbol fase baru dalam hidupnyatentang keberanian memberi closure pada diri sendiri.

Lagu Galau yang Menguatkan

Meski dirilis bertepatan dengan momen ulang tahun yang identik dengan kebahagiaan, Sisca justru menghadirkan single lagu bernuansa galau. Namun menurutnya, kesedihan dalam lagu ini bukan untuk membuat pendengar larut dalam luka. “Walaupun nadanya sedih dan liriknya menyakitkan, aku ingin lagu ini tetap bisa meng-empower,” jelasnya.

Lagu ini bercerita tentang hubungan yang tak lagi sehat, tentang menyadari bahwa bertahan dalam situasi yang saling menyiksa adalah hal yang sia-sia. Di bagian akhir, karakter dalam lagu menemukan kesadaran untuk melepaskan. Bagi Sisca, pesan inilah yang penting: tak apa merasa sedih, tapi jangan lupa bangkit.

Disimpan Dua Tahun, Dirilis di Waktu yang Tepat

Sisca Saras merilis single terbaru Katanya Cinta bertepatan dengan hari ulang tahunnya di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026/Foto: Cantika/Virly Marcelin Chandra

Menariknya, lagu ini sebenarnya sudah ada sejak 2024 dan sempat “disimpan”. Baru pada 2026, Sisca dan tim manajemen merasa inilah waktu yang tepat untuk merilisnya sebagai single kelima.

Ia mengaku ingin terus mengeksplorasi genre. Setelah merilis lagu balada, R&B, hingga duet romantis, kini ia kembali dengan warna galau. Baginya, sebagai penyanyi ia ingin memberi pilihan bagi pendengar karena suasana hati setiap orang berbeda. “Aku pengen pendengar punya opsi. Lagi happy ada lagunya, lagi galau juga ada,” katanya.

Dalam proses kreatifnya, Sisca terlibat aktif dalam workshop lagu yang diciptakan Clara Riva ini. Versi awal lagu bercerita tentang seseorang yang belum move on dan mengalami perselingkuhan. Namun Sisca merasa tema itu terlalu sempit.

Ia kemudian mengubah sekitar 30 persen lirik agar lebih universal. Fokusnya bukan lagi pada isu selingkuh, melainkan pada perubahan sikap dalam hubungan tentang bagaimana seseorang bisa berubah tanpa alasan yang jelas.

“Sikapmu tak seperti yang dulu” menjadi salah satu lirik yang dipertahankan untuk menggambarkan dinamika hubungan yang realistis. Menurutnya, tak semua perpisahan terjadi karena pengkhianatan. Ada kalanya hati memang berubah.

Meski sudah terlibat sejak awal, Sisca tetap tak menyangka bahwa lagu ini akan begitu emosional saat proses rekaman. Ketika mendengar aransemen terbaru di studio, ia sempat tak sanggup melanjutkan rekaman. “Pas nyanyiin ada part yang aku nggak bisa lanjut. Akhirnya kita break dulu,” kenangnya.

Bagian lirik “Bila saling menyiksa, untuk apa bersama” menjadi momen paling berat baginya. Ia bahkan mengaku sempat menangis. Baginya, risiko menjadi penyanyi adalah harus dekat dengan karya sendiri dan itu berarti bersentuhan langsung dengan bagian hidup yang mungkin belum sepenuhnya pulih. Namun justru dari situ ia merasa lega. Setelah dua tahun proses, akhirnya lagu tersebut “lahir” dan siap didengar publik.

Menuju Album dan Showcase Impian

Ke depan, Sisca memiliki mimpi untuk menggelar showcase sekaligus merilis album penuh. Jika harus memilih, ia ingin album lebih dulu rampung agar bisa diperkenalkan dalam sebuah pertunjukan khusus.

Benang merah album impiannya pun sudah terbayang: tentang kesadaran bahwa kebahagiaan bukan terletak pada hubungan dengan orang lain, melainkan hubungan dengan diri sendiri. “Kita gampang banget ngomong self-love, tapi praktiknya susah,” katanya jujur.

Lewat karya-karyanya, Sisca ingin mengajak pendengar memahami bahwa sebelum mencintai orang lain, seseorang perlu berdamai dan mencintai dirinya sendiri terlebih dahulu.

Dengan “Katanya Cinta”, Sisca Saras bukan hanya merilis lagu galau. Ia merilis keberanian untuk tumbuh, melepaskan, dan memahami bahwa luka pun bisa menjadi pintu menuju kedewasaan.

VIRLY MARCELIN CHANDRA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |