Fimela.com, Jakarta Ketika momen kumpul keluarga saat Lebaran tiba, salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu adalah waktu bagi-bagi THR alias Tunjangan Hari Raya. Biasanya, sanak keluarga akan membagikan angpao untuk anak-anak yang berkumpul. Kegiatan sederhana ini menambah suka cita saat kebersamaan, karena selalu dinantikan oleh anak-anak.
Tapi, nggak sedikit nih jokes di media sosial yang mengatakan kalau THR anak akan jadi 'investasi bodong' kalau dipegang oleh orang tuanya. Eits, nggak selamanya berjalan seperti itu kok! Orang tua juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajarkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada anak demi membangun kebiasaan keuangan yang sehat. Begini lho tips yang bisa dilakukan orang tua untuk mengelola uang THR anak biar nggak jadi 'investasi bodong' yang menguap sia-sia!
Terapkan Aturan Pembagian yang Seimbang
Hal pertama yang harus dilakukan adalah ajarkan anak memahami pentingnya membagi uang THR demi pengelolaan keuangan yang baik. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah pembagian ke dalam beberapa pos, misalnya: 50% untuk tabungan, 30% untuk kebutuhan atau keinginan mereka, dan 20% untuk berbagi atau sedekah. Dengan begitu, anak akan terbiasa untuk tidak langsung menghabiskan semua uang yang mereka terima.
Pembagian ini juga mengajarkan anak tentang keseimbangan dalam keuangan. Mereka belajar bahwa uang tidak hanya untuk dihabiskan, tetapi juga untuk disimpan dan dibagikan kepada yang membutuhkan. Dengan cara ini, mereka akan lebih bijak dalam menggunakan uang dan tidak mudah tergiur dengan ajakan untuk membeli barang-barang yang kurang bermanfaat.
Ajarkan Konsep Menabung
Menabung adalah salah satu skill pengelolaan keuangan penting yang sebaiknya dibiasakan sejak dini. Setelah anak mengetahui bagaimana membagi uang THR mereka, langkah berikutnya adalah memperkenalkan mereka pada kebiasaan menabung. Ajak mereka untuk menentukan tujuan tabungan, apakah itu untuk membeli mainan impian, keperluan sekolah, atau bahkan dana jangka panjang seperti pendidikan.
Gunakan metode yang menyenangkan, seperti memberikan celengan dengan desain unik atau membuka rekening tabungan khusus anak di bank. Dengan adanya tujuan yang jelas, anak akan lebih termotivasi untuk menyisihkan sebagian uang THR mereka dan belajar pentingnya memiliki simpanan untuk masa depan.
Libatkan Anak dalam Setiap Keputusan Keuangan Mereka
Anak perlu dilibatkan dalam pengelolaan keuangannya sendiri agar mereka merasa memiliki kontrol terhadap uang yang diterima. Saat ingin membeli sesuatu, ajak mereka untuk berdiskusi mengenai apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat.
Dengan melibatkan anak dalam pengambilan keputusan finansial, mereka akan belajar berpikir lebih kritis sebelum mengeluarkan uang. Selain itu, anak juga akan lebih memahami konsekuensi dari setiap pilihan keuangan yang mereka buat, sehingga tidak mudah terjebak dalam pembelian impulsif atau investasi yang tidak jelas manfaatnya.
Ajarkan Anak untuk Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran
Salah satu kebiasaan yang bisa membangun kedisiplinan finansial sejak dini adalah mencatat pemasukan dan pengeluaran. Ajarkan anak untuk mencatat setiap uang yang mereka terima dan bagaimana mereka membelanjakannya. Bisa dengan cara sederhana seperti menggunakan buku catatan kecil atau aplikasi keuangan khusus anak.
Dengan memiliki catatan keuangan, anak akan lebih sadar terhadap pola pengeluarannya. Mereka bisa melihat apakah ada kebiasaan boros yang perlu dikurangi atau apakah mereka sudah menabung dengan cukup. Kebiasaan ini akan sangat bermanfaat hingga dewasa nanti.
Kenalkan Konsep Investasi Sederhana pada Anak
Mengajarkan konsep investasi sederhana juga bisa dilakukan sejak dini. Misalnya, bagi yang sudah terbiasa menabung, kamu bisa menjelaskan bagaimana uang yang ditabung bisa berkembang seiring berjalannya waktu jika diinvestasikan dengan bijak. Kamu bisa menggunakan contoh yang mudah dipahami, seperti menjelaskan tentang bunga tabungan di bank atau investasi dalam bentuk barang yang memiliki nilai.
Dengan mengenalkan konsep investasi, anak-anak akan belajar untuk berpikir jangka panjang dan memahami bahwa uang dapat bekerja untuk mereka. Mulailah dengan memberikan contoh sederhana, seperti membeli tanaman yang bisa tumbuh dan menghasilkan buah. Ini akan membantu anak-anak memahami bahwa investasi tidak selalu harus berupa uang, tetapi juga bisa berupa waktu dan usaha. Dengan pemahaman ini, anak-anak akan lebih siap menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
Mengelola uang THR anak dengan baik bukan hanya soal menghindarkan mereka dari pemborosan, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Dengan menerapkan tips di atas, anak akan lebih paham tentang pentingnya mengatur keuangan, menabung, serta membuat keputusan finansial yang bijak. Yuk, mulai ajarkan anak cara mengelola uang THR mereka dengan cerdas!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
ParentingBegini Cara Ajarkan Anak Kelola THR Lebaran Lewat Program Cha-Ching
Panduan lengkap mengajarkan anak mengelola THR Lebaran, dari usia dini hingga remaja, agar bijak dan bermanfaat.
ParentingMudik Anti Rewel: 5 Aktivitas Seru Bareng Si Kecil!
Sulap perjalanan mudik panjang jadi momen menyenangkan dengan 5 aktivitas seru dan anti rewel untuk si kecil!
ParentingBegini Cara Ajarkan Anak Silaturahmi Saat Lebaran Tanpa Rewel
Tips ampuh mengajarkan anak silaturahmi di Lebaran agar tetap sopan dan menyenangkan, tanpa rewel!
ParentingCara Jitu Agar Si Kecil Menyukai Matematika
Sahabat Fimela, yuk, ciptakan cara belajar matematika yang menyenangkan dan efektif untuk anak agar ia tumbuh cerdas!
ParentingRahasia Tingkatkan Kecerdasan Si Kecil: Cara Mudah, Efektif, dan Menyenangkan!
Tingkatkan kecerdasan anak dengan nutrisi seimbang, stimulasi optimal, dan pola asuh yang tepat, kunci sukses tumbuh kembang anak.