Trump Peringatkan Netanyahu Soal Konflik dengan Iran

3 hours ago 7

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak memperparah eskalasi konflik dengan Iran. ketengangan itu meningkatkan pada Ahad lalu, ketika Israel membombardir ibu Kota Libanon.

“Saya bilang, ‘Bibi, sebaiknya anda berhati-hati, atau anda akan segera sendirian,” kata Trump seperti dikutip oleh media lokal Israel, dilansir dari Al Arabiya, Selasa, 9 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Seperti laporan Axios, dikutip dari Al Jazeera, juga melaporkan peringatan yang sama dari Trump kepada Netanyahu. Saat menelpon Netanyahu pada Ahad malam waktu setempat, Trump mengatakan untuk tidak membalas serangan Iran di tengah negosiasi yang sedang berlangsung.

Secara terpisah, Trump dikabarkan semakin jengkel dengan kelakuan Netanyahu, dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya.

“Amerika Serikat mendesak kedua belah pihak menghentikan “penembakan” dan mengatakan bahwa “negosiasi akhir” menuju perdamaian akan berlanjut” dengan catatan ketidaktahuan atau kebodohan dapat menghalanginya,” tulis Trump. 

Ketegangan di kawasan meningkat pada Ahad dipicu oleh serangan udara mematikan Israel terhadap ibu kota Libanon. Sedangkan, Iran sejak lama mengatakan bahwa kesepakatan perdamaian yang berkaitan dengan AS tidak dapat dipisahkan dari penghentian pertempuran di Libanon.  

Alih-alih menghiraukan peringatan Trump, pada Senin pagi waktu setempat, Israel melancarkan serangan balasan. Rezim teroris Israel menyerang sistem pertahanan udara dan pabrik petrokimia, disusul serangan Iran terhadap fasilitas serupa di Haifa, dekat pesisir pantai Laut Tengah. 

Meskipun Trump telah mendesak penghentian aksi saling serang, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan stasiun televisi lokal Israel, Netanyahu mengatakan bahwa Israel memiliki hak penuh untuk membela diri dan kami sedang melaksanakannya sebagaimana mestinya. 

“Saat ini, api di garis depan sudah terkendali, karena kita telah menyerang mereka di Teheran, mereka berhenti menyerang kita,” kata Netanyahu.

Sementara itu Duta Besar Israel untuk Washington, Yechiel Leiter menyebut perselisihan antara Trump dan Netanyahu bagaikan “kadang-kadang, bagaikan sepasang kekasih yang sedang bertengkar.”

“Meskipun Netanyahu telah memutuskan untuk menurunkan ketegangan atas permintaan Trump. Namun sebenarnya Presiden AS memahami bahwa serangan Iran ke Israel tidak dapat diterima sepenuhnya tanpa membalas,” kata Leiter kepada Fox News, dilansir dari Al Jazeera.

Lebih lanjut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei mengutuk Washington atas eskalasi tersebut. Dia menuntut AS bertanggung jawab atas segala bentuk pelanggaran gencatan senjata. 

“Setiap tindakan yang melanggar gencatan senjata, baik melalui blokade kapal di Selat Hormuz, serangan terhadap Libanon Selatan oleh Israel atau peristiwa lainnya, akan menyebabkan Amerika Serikat bertanggung jawab langsung atas eskalasi di kawasan,” ucap Baghaei.

Read Entire Article
Parenting |