Yusril: Sayembara Tangkap Begal Memicu Main Hakim Sendiri

7 hours ago 6

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai sayembara bagi masyarakat untuk menangkap pelaku pencurian atau begal keliru. Usulan tersebut salah satunya dilontarkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

"Khawatirnya nanti mendorong masyarakat jadi main hakim sendiri," ucap Yusril, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Yusril, sayembara menangkap begal dengan janji imbalan tertentu bisa memancing masyarakat melakukan persekusi. "Dalam kondisi ekonomi sulit, dikasih (janji) Rp 5 juta atau Rp 10 juta saja sudah siap bawa golok," kata Yusril. 

Yusril menjelaskan masyarakat bisa saja melaporkan atau bahkan membantu polisi untuk menangkap pelaku kejahatan. Hanya saja, Yusril khawatir bila warga akhirnya justru mengeroyok pelaku. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan imbalan sebesar Rp 10 juta bagi warga yang membantu menangkap pelaku begal dan kejahatan jalanan. "Ini dibuat untuk memicu orang," ucap Dedi seperti dilansir dari Antara

Dedi mengklaim ada aturan ketat yang dirinya terapkan dalam sayembara tersebut. Warga yang ingin mendapatkan hadiah diwajibkan untuk menyerahkan pelaku dalam kondisi fisik yang utuh tanpa luka-luka.

Menurut Dedi, hadiah akan dibatalkan apabila warga terbukti ada aksi pengeroyokan terhadap pelaku. "Tidak boleh mereka diserahkan dalam keadaan babak belur. Lecet sedikit mungkin boleh, tapi kalau babak belur, kami tidak kasih hadiah," ujar Dedi. 

Dedi mengklaim efektivitas kebijakan tersebut langsung terasa dengan meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. "Buktinya baru semalam, sekarang patroli sudah mulai ramai," kata Dedi. 

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Pipit Rismanto juga memberi instruksi yang memperbolehkan masyarakat menindak langsung begal. "Dengan catatan tetap tegas dan terukur. Jangan sampai menimbulkan akibat yang fatal," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Hendra Rochmawan. 

Hammam Izzuddin ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Parenting |