MANAJEMEN memastikan Bandar Udara Adi Soemarmo telah mulai beroperasi 24 jam penuh selama periode Haji 2026. Pada Rabu dini hari, 22 April 2026, Bandara Adi Soemarmo telah memberangkatkan kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji Embarkasi Solo ke Arab Saudi.
Penerbangan calon jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Adi Soemarmo Hery Purwanto mengemukakan beroperasinya bandara selama 24 jam penuh selama masa haji ini untuk mendukung operasional penerbangan jemaah haji. Kebijakan tersebut diterapkan melalui penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) khusus penerbangan haji.
“Kami telah memastikan kesiapan fasilitas baik di sisi udara maupun darat,” kata Hery kepada wartawan, Rabu, 22 April 2026.
Dia mengatakan untuk operasional armada pesawat oleh Maskapai Garuda Indonesia dengan didukung lima pesawat cadangan (standby) yaitu Lion Air, San Marino, dan Air Asia. Ia juga memastikan kesiapan operasional Pelayanan Fast Track Makkah Route oleh keimigrasian Arab Saudi yang berada di Terminal Keberangkatan Internasional baik dari fasilitas maupun infrastrukturnya.
Adapun dukungan fasilitas keamanan penerbangan di Asrama Haji Donohudan, Hery menyebut pihaknya telah menyiapkan dua unit X-ray kabin, dua unit X-ray Bagasi, tiga walk Trough metal detector (WTMD) dan tiga hand-Held Metal Detector (HHMD).
"Untuk menampung pesawat haji, pihak bandara juga telah menyiapkan lima Parking Stand yaitu di Parking Stand 6, 8, 10, 11A dan 13A," tuturnya.
Menurut dia, kelancaran pelayanan operasional haji di Bandara Adi Soemarmo juga tak lepas dari adanya koordinasi dengan instansi dan stakeholder seperti Kementerian Agama, Otoritas Bandara Wilayah III, TNI, Imigrasi, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Gapura Angkasa, Garuda Indonesia dan beberapa Instansi lainnya. “Koordinasi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci kelancaran pelayanan haji,” ujarnya.
Hery menambahkan jemaah yang diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Di antaranya Kabupaten Tegal, KabupatenvBrebes, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, hingga wilayah Solo Raya dan sekitarnya. “Seluruh kloter telah dijadwalkan sesuai asal daerah masing-masing,” katanya.
Pada Rabu dini hari, calon jemaah haji kloter pertama telah diterbangkan pukul 02.28 WIB. Hery menjelaskan penerbangan tersebut menggunakan pesawat Airbus A330-900 dengan nomor penerbangan GIA 6101. Pemberangkatan kloter perdana ini menandai dimulainya fase pertama (embarkasi) operasional haji di Bandara Adi Soemarmo. “Phase I embarkasi berlangsung dari 22 April hingga 21 Mei 2026,” ujarnya.
Pada fase embarkasi tahun ini, lanjut dia, Bandara Adi Soemarmo akan melayani 81 kelompok terbang dengan total 29.121 calon jemaah haji. Setelah itu, fase pemulangan atau debarkasi dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni hingga 29 Juni 2026. “Phase II debarkasi akan melayani kepulangan jemaah haji ke Tanah Air,” katanya.


















































