Iran Kecualikan Rusia atas Tarif Selat Hormuz

2 hours ago 5

TEHERAN mengecualikan sejumlah negara, termasuk Rusia, atas biaya transit di Selat Hormuz, kata Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali kepada RIA Novosti seperti dilansir Antara.

Wakil Ketua Pertama Parlemen Iran Hamid Reza Haji Babaei pada Kamis mengatakan Iran telah menerima pendapatan dari biaya penyeberangan Selat Hormuz untuk pertama kalinya, lewat dana yang ditransfer ke bank sentral negara tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Saat ini kami memberikan pengecualian bagi sejumlah negara, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Namun, Kementerian Luar Negeri kami saat ini sedang berupaya untuk menerapkan pengecualian bagi negara-negara sahabat, termasuk Rusia," kata Dubes Kazem Jalali ketika ditanya apakah Iran memberikan pengecualian terhadap tarif Selat Hormuz.

Iran mengumumkan rencana penerapan tarif menyusul serangan bersama Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan alasan untuk biaya pengamanan Selat Hormuz. Iran kini telah menutup Selat Hormuz hingga blokade angkatan laut AS sepenuhnya dicabut.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran pada 28 Februari yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Agresi AS dan Israel terhadap Iran secara efektif telah memblokir Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Kondisi itu juga berdampak pada ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad meski berakhir tanpa kesimpulan.

Seusai gagal mencapai kesepakatan Amerika Serikat menyatakan akan mulai memblokade kapal-kapal yang akan masuk dan keluar pelabuhan Iran. Teheran membalas dengan kembali menutup Selat Hormuz.

Read Entire Article
Parenting |