Kata Istana soal Kemungkinan Pemangkasan Anggaran TNI-Polri

4 hours ago 12

ISTANA Kepresidenan menekankan bahwa pemangkasan anggaran sektor pertahanan dan kepolisian masih berupa kemungkinan. Peluang penghematan ini terbuka ketika Presiden Prabowo Subianto menyatakan anggaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia dapat dikurangi demi memangkas kemiskinan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengklaim situasi fiskal Indonesia saat ini tercatat masih aman. Ia berujar, penyesuaian anggaran baru akan dilakukan jika kondisi keuangan negara mengharuskannya. “Kemungkinan itu, kan, artinya kalau memang dalam situasi yang dibutuhkan mungkin (pemangkasan) itu akan dilakukan,” ucap Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, hasil evaluasi pemerintah saat ini menunjukkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. “Fiskal kita juga masih sangat terjaga, berkaitan dengan masalah defisit anggaran dalam satu tahun APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) berjalan juga masih sangat terjaga,” tutur Prasetyo.

Ia menegaskan pemerintah masih menjalankan arahan Presiden Prabowo ihwal evaluasi penggunaan anggaran negara, termasuk berkaitan dengan belanja-belanja tak produktif. Meski begitu, dia tak menjelaskan lebih detail sektor-sektor apa saja yang menjadi sasaran penghematan.

“Kami terus bekerja keras, di satu sisi tetap melakukan sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden terus menerus anggaran-anggaran yang memang itu dirasa kurang produktif, kurang berdampak untuk itu juga terus menerus kita upayakan untuk diefisienkan,” kata Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memberi sinyal pemangkasan anggaran TNI dan Polri demi menghilangkan kemiskinan. Prabowo mengutarakan wacana efisiensi anggaran di kedua institusi tersebut ketika berpidato di acara panen raya TNI di Malang, Jawa Timur.

Prabowo mulanya menyatakan keinginannya menghilangkan kelaparan dan kemiskinan ekstrem di Tanah Air. “Kita akan hemat anggaran, kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan dan polisi kami kurangi untuk menghilangkan kemiskinan,” kata Prabowo pada Jumat, 17 Juli 2026.

Di lokasi itu tampak hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Mohammad Tonny Harjono. Selain itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menghadiri acara panen raya tersebut. 

Prabowo juga menanyakan kesiapan jajaran TNI dan Polri jika anggarannya dipangkas.  “Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI, bukan kau. Rela, ya, anggaran dikurangi? Ikhlas?” ucap Prabowo.

Menanggapi pernyataan Prabowo itu, para petinggi TNI dan Polri itu terlihat tertawa dan menganggukkan kepala mereka.

Read Entire Article
Parenting |