KKP: Cina Izinkan Ekspor 638 Unit Pengolahan Ikan Indonesia

6 hours ago 12

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan mengumumkan General Administration of Customs of the People's Republic of China/GACC telah memberikan register number atau izin melakukan ekspor produk perikanan terhadap delapan unit pengolahan ikan pada 11 Mei 2026.

Dengan demikian, total unit pengolahan ikan (UPI) yang telah mengantongi izin ekspor dari Cina adalah sebanyak 638 unit. “GACC Tiongkok selaku mitra kerja kami telah menyetujui proposal pengajuan bagi 8 UPI yang kami sampaikan melalui jalur bilateral channel Mutual Recognition Arrangement (MRA) sehingga per 11 Mei 2026 kedelapan UPI tersebut sudah bisa melakukan kegiatn ekspor ikan ke Tiongkok," kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ishartini, dalam keterangan tertulis, Ahad, 31 Mei 2026.

Sebanyak delapan unit perikanan baru yang lolos dan segera bisa memulai kegiatan ekspor ikan ke Cina adalah PT Duta Mitra Semesta, PT BPH Global Indonesia, CV Daniel Nathania Fishery.

Kemudian, PT Bintang Samudera Pratama, PT Ramantha Kawanua Indonesia, PT Marindo Jaya Maros, PT Jaya Mega Samudera, dan PT Zhongyi Supply Chain Services.

Ishartini mengatakan, saat ini terdapat 1.080 jenis komoditas perikanan yang diekspor dari Indonesia ke Cina. Kinerja volume ekspor ke Cina pada 2025 mencapai 491.528 ton dengan nilai US$ 1.040.346.614 atau sekitar Rp 17,46 triliun. 

Sebanyak 10 komoditas perikanan utama di antaranya adalah Frozen Squid, Eucheuma Cottonii Seaweed, Gracilaria Seaweed, Frozen Ribbon Fish, Eucheuma Cottonii, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Gracilaria Seaweed, Eucheuma Spinosum, Frozen Leather Jacket Fish, dan Frozen Croaker Fish.

Ishartini pun meminta seluruh pelaku usaha dan stakeholder yang telah mendapatkan akses ekspor ke berbagai negara untuk menjaga komitmen dan konsistensi dalam menerapkan standar sanitasi, higiene serta prinsip keamanan pangan baik di dalam rantai produksi maupun lingkungan sekitar fasilitasnya. “Hal ini untuk menjaga keberterimaan produk serta penguatan kepercayaan internasional yang akan menambah daya saing," kata dia.

Read Entire Article
Parenting |