PELATIH timnas Belanda, Ronald Koeman, memperkirakan Inggris akan sangat mengandalkan bola mati pada Piala Dunia 2026. Menurut dia, skuad Tiga Singa akan mencontoh Arsenal yang sukses dalam perburuan gelar Liga Primer musim ini.
Koeman memiliki sejarah panjang dengan Inggris di ajang Piala Dunia. Mantan bek Barcelona itu pernah menjadi sosok yang menghancurkan harapan Inggris lolos ke Piala Dunia 1994 setelah mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Belanda. Dalam laga kontroversial tersebut, Koeman lolos dari kartu merah usai melanggar David Platt.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kini sebagai pelatih Belanda, Koeman menilai skuad pilihan Thomas Tuchel menunjukkan arah permainan Inggris di turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. “Anda bisa melihat bagaimana mereka akan bermain dari pemilihan skuad Inggris,” kata Koeman saat mengumumkan daftar 26 pemain Belanda.
“Mereka akan bertaruh pada tendangan sudut dan lemparan ke dalam. Itu membutuhkan energi paling sedikit dalam kondisi cuaca panas,” ujar Koeman, seperti dikutip dari ESPN.
Koeman bahkan menyinggung keberhasilan Arsenal yang musim ini sangat berbahaya lewat situasi bola mati. “Itulah cara Arsenal menjadi juara. Tanpa tendangan sudut, mereka tidak akan berhasil,” ujar Koeman.
Bola mati memang menjadi salah satu kekuatan utama Arsenal musim ini. Klub London Utara tersebut mencetak 19 gol dari situasi tendangan sudut, jumlah terbanyak dalam satu musim Liga Inggris.
Gelandang Inggris, Declan Rice, diperkirakan akan menjadi eksekutor utama bola mati di tim asuhan Tuchel. Pelatih asal Jerman itu juga memasukkan pemain-pemain kuat duel udara seperti Dan Burn dan Ivan Toney ke dalam skuad. “Kami memiliki spesialis untuk berbagai skenario, baik saat unggul maupun ketika mengejar ketertinggalan,” kata Tuchel sebelumnya. “Kami selalu ingin menjadi tim yang kuat dalam situasi bola mati dan penalti.”
Di sisi lain, Koeman tetap membawa sejumlah pemain yang akrab dengan atmosfer Liga Primer. Bek Arsenal, Jurrien Timber, masuk dalam daftar pemain bertahan yang dipanggil. Kapten Liverpool Virgil van Dijk, serta dua mantan striker Manchester United, Memphis Depay dan Wout Weghorst, juga tetap menjadi andalan Belanda.
Koeman mengaku banyak belajar dari pengalaman menangani Memphis Depay di turnamen besar sebelumnya. Ia menilai dirinya kini lebih berhati-hati dalam menentukan peran pemain yang baru pulih cedera. “Saya telah berubah,” kata Koeman.
“Ketika melihat kembali Euro sebelumnya, saya sempat berpikir apakah keputusan saya menjadikan Depay starter sudah tepat. Jika situasi seperti itu terulang lagi, mungkin saya akan mengambil keputusan berbeda,” ucap dia menambahkan.
Selain nama-nama senior, Koeman juga memberi kesempatan kepada pemain muda yang tampil impresif di Premier League Brian Brobbey dan Crysencio Summerville mendapat panggilan ke tim nasional setelah menunjukkan performa menjanjikan musim ini.

















































