Nama Garda Nusantara untuk Elang Jawa Baru Menetas di TNGHS

1 week ago 7

SEEKOR anak burung Elang Jawa yang baru saja menetas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mendapat nama Garda Nusantara. Penamaan diberikan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki ke balai taman nasional itu pada Selasa, 7 April 2026.

Prosesi penamaan diawali dengan pengamatan langsung melalui sistem pemantauan daring (online) di halaman Kantor Balai TNGHS. Setelah pengamatan, Wamenhut secara resmi menuliskan nama tersebut pada sertifikat sebagai simbol pelindungan negara terhadap spesies kunci dalam ekosistem hutan Jawa tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya beri nama Garda Nusantara. Filosofinya adalah semoga Elang Jawa ini bisa menjadi penjaga atau pengawal alam Indonesia melalui angkasa,” ujar Rohmat melalui keterangan tertulis pada Selasa, 7 April 2026. 

Rohmat menekankan bahwa Elang Jawa bukan sekadar satwa, melainkan identitas bangsa yang identik dengan Burung Garuda, lambang negara Indonesia. Sebagai predator puncak dalam rantai makanan, kehadiran Elang Jawa disebutkannya menjadi indikator vital bagi kesehatan ekosistem hutan di Pulau Jawa.

Rohmat memaparkan bahwa populasi Elang Jawa di seluruh Pulau Jawa menunjukkan tren peningkatan berdasarkan riset terbaru hasil kolaborasi Kementerian Kehutanan dengan berbagai LSM. Keberhasilan ini diklaim didorong oleh komitmen pelestarian habitat di wilayah pegunungan, khususnya di TNGHS yang menjadi area bersarang favorit bagi burung pemangsa ini karena keberadaan pohon-pohon tinggi.

“Harapannya dengan kita meningkatkan perlindungan di kawasan TNGHS, Elang Jawa akan terus berkembang biak. Garda Nusantara diharapkan menjadi simbol penjaga alam hutan kita dari udara,” ucap Rohmat. 

Selain agenda konservasi satwa, Rohmat juga melakukan penghijauan dengan menanam bibit Durian Rancamaya di halaman Kantor Balai TNGHS. Penanaman ini dimaksudkannya sebagai pesan penguatan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan sekaligus pemberdayaan potensi lokal.

Read Entire Article
Parenting |